Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Swasembada Bawang Putih hingga 2019, Kementan Gelontorkan Rp5 Triliun

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2017 |11:44 WIB
Swasembada Bawang Putih hingga 2019, Kementan Gelontorkan Rp5 Triliun
Foto: Okezone
A
A
A

“Pemerintah mengutamakan varietas lokal yang pas dengan agroklimat setempat. Sisanya akan dipenuhi dengan benih impor yang lolos uji coba,” ujar Sukarman.

Direktur Utama PT Pertani Wahyu mengungkapkan, pihaknya mendapatkan tugas dari pemerintah untuk membantu pengembangan dan penyerapan benih bawang putih dari hasil produksi petani. Target kerja sama dengan petani ini mencakup luas 1.365 ha lahan pada tahun ini. “Sudah ada 850 ha yang sudah kami ikat kontrak, sisanya 500 ha pada September- Oktober 2017 nanti,” kata Wahyu.

Diketahui, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 16 Tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Dalam beleid tersebut mewajibkan importir memproduksi bawang putih dalam negeri sebanyak 5% dari total kuota impor yang didapat selama setahun.

Berdasarkan data Kementan, Indonesia telah mampu mewujudkan swasembada bawang putih pada 1990 hingga awal 1998. Sejak saat itu, produksi bawang putih nasional terus menurun hingga sampai saat ini lebih dari 95% ketersediaannya diisi melalui importasi dari China, India, dan Mesir.

Badan Pusat Statistik mencatat impor bawang putih per April 2017 dari China mencapai 22.650 ton, sedangkan India 1.971 ton. Terjadi penurunan pasokan masuk bawang putih ke Indonesia dari China dari sebelumnya Maret 2017 sebesar 38.971 ton.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement