Jatuh Bangun CEO Mekarsari Snack, Kenalkan Kerupuk hingga Sambal ke Korea

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 Juli 2017 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 13 320 1735829 jatuh-bangun-ceo-mekarsari-snack-kenalkan-kerupuk-hingga-sambal-ke-korea-166sCQEjAV.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - CEO Mekarsari Snack Ida Widyastuti merupakan pengusaha makanan yang sukses menembus pasar Internasional. Pasalnya, produk andalannya seperti kerupuk, keripik, hingga sambal menjadi primadona di negara Korea Selatan.

Ida bercerita bagaimana sulitnya menembus pasar Korea. Menurutnya, memproduksi barang dan menjualnya ke luar negeri ternyata tidak mudah, apalagi jika yang diproduksi adalah produk makanan.

Membutuhkan waktu lama untuk bisa masuk dan diterima oleh masyarakat Korea, karena dirinya harus menyesuaikan dengan selera masyarakat Korea.

"Penyesuaiannya itu agak sulit memang. Perjuangan untuk masuk retail.juga relatif lebih lama. Dari mulai uji coba lab di negara kita, kemudian di negara Korea-nya, kira-kira minimal 4 bulan lah untuk bisa masuk," ujar Ida saat ditemui Okezone dalam acara seminar bisnis yang diadakan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dijpen) dan Korea Imporeters Association (Koima) di Sheraton Gandaria City, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Bahkan setelah dua tahun membumi di pasar Korea pun, Ida masih perlu mengatur strategi untuk menyesuaikan market share. Karena di negara Korea memiliki dua market share yaitu TKI dan penduduk lokal Korea.

"Jadi di sana kita ada buyer orang Korea. Buyer kita itu membagi dua segmennya. Jadi satu untuk ke teman-teman TKI, satu lagi untuk Korea market," pungkasnya.

Nama Roemah Snack Mekarasari kini mulai dikenal di Korea. Namun tidak banyak yang tahu jika ketenaran nama Roemah Snack Mekarsari tersebut ternyata berawal dari tekadn dan idealismenya yang sangat kuat seorang Ida Widyastuti.

Berawal dari Idealisme

Bermula saat dirinya mengikuti pameran makanan di Korea Selatan. Ketika itu dirinya merasa tertantang untuk menaklukan para pesaingnya dari negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam di Korea Selatan.

"Awalnya waktu itu pameran di Korea. kenapa saya memberanikan diri untuk ikut karena saya sangat idealis, saya melihat dalam peran tersebut sangat potensial tapi juga banyak saingan dari Vietnam dan Thailand. Jadi saya merasa tertantang dan memberanikan diri untuk ikut pameran di Korea," jelasnya.

Namun tak disangka keberaniannya pun mulai membuahkan hasil saat itu. Para masyarakat Korea mulai menyukai produknya dengan mengatakan bahwa makanan miliknya sangatlah enak.

"Responnya sangat bagus quality dan harga nya juga diterima.Yang saya ingat pas mereka makan mereka bilang enak," tuturnya.

Perjuangan yang begitu panjang akhirnya mulai membuahkan hasil. Kini, Ida dengan Roemah Snacknya sudah memiliki banyak penggemar di Korea Selatan. Bahkan dirinya berencana untuk melebarkan sayapnya dengan berbisnis getah tradisional.

"Paling populer sih kerupuk dan sambal ya. Kalau sambal itu relatif banyaknya TKI, meskipun orang Korea juga ada yang suka, tapi kalau keripik, kerupuk ini banyak Korea market. Sekarang juga saya sudah mulai merambah bisnis getah damar," kata Ida.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini