nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lebaran Usai, Kinerja Ekspor dan Impor diprediksi Kembali Bergairah

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 05:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 19 320 1740233 lebaran-usai-kinerja-ekspor-dan-impor-diprediksi-kembali-bergairah-RGRqFyGowu.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kinerja ekspor bulan ini mengalami pelemahan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia di periode Juni sebesar USD11,64 miliar atau turun 18,82% dibanding Mei 2017 yang sebesar USD 14,35 miliar.

Kendati mengalami pelemahan, Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, kinerja ekspor akan segera mengalami perbaikan, begitu pula dengan kinerja impor.

"Saya percaya kinerja ekspor dan impor akan meningkat karena ditopang oleh membaiknya harga komoditas dunia," ujar dia saat dihubungi Okezone.

Adapun faktor yang menyebabkan pelemahan ekspor, dikarenakan terhentinya aktivitas perdagangan selama masa liburan Ramadhan dan Idul Fitri.

Banyaknya aktivitas industri manufaktur ataupun komoditas yang vakum selama Ramadhan hingga Idul Fitri, ditengarai berpengaruh pada nilai ekspor. Setelah momentum tersebut berakhir, dia meyakini, perdagangan ekspor impor kembali normal.

"Penurunan kinerja ekspor dan impor itu terjadi hanya pada bulan Juni ketika aktivitas perdagangan banyak yang tutup akibat banyaknya hari libur, terutama hari Raya Idul Fitri," ujar dia.

Meskipun secara month to month nilai ekspor melemah, tetapi sepanjang semester I 2017, neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami surplus sebesar USD7,63 miliar.

Sekadar informasi, berdasarkan data BPS, nilai ekspor dan impor pada pertengahan tahun 2017 mengalami surplus sebesar USD7,63 miliar. Adapun total ekspor semester I, capaiannya meningkat 14,03% menjadi USD79,96 miliar. Sedangkan total impor naik 9,6% menjadi USD72,33 miliar.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini