Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sektor UKM Topang Kenaikan Laba Bersih Bank Danamon ke Rp2 Triliun

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 25 Juli 2017 |18:22 WIB
Sektor UKM Topang Kenaikan Laba Bersih Bank Danamon ke Rp2 Triliun
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mencatatkan kinerja gemilang pada semester I-2017. Bank Danamon membukukan laba bersih sebesar Rp2 triliun atau tumbuh 18% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba operasional tumbuh 22% menjadi Rp2,9 triliun.

Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim menjelaskan, kinerja Bank Danamon pada semester I-2017 didorong oleh penurunan biaya kredit dan efisiensi pengelolaan operasional Danamon. Vera melanjutkan, portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non-mass market.

"Kredit pada segmen UKM tumbuh 9% menjadi Rp26,7 triliun. Portofolio Enterprise terdiri dari perbankan korporasi, komersial, dan institusi keuangan, tumbuh 6% menjadi Rp37,1 triliun. Sementara kredit mortgage tumbuh 25% menjadi Rp4,9 triliun," ujarnya di Gedung Danamon, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Sementara itu, rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) pada posisi 89,6%. Pada saat yang sama, giro dan tabungan (CASA) naik 4% menjadi Rp46,7 triliun.

Sedangkan rasio CASA tumbuh menjadi 44,3% dari 42,1% pada tahun sebelumnya. Deposito menurun 4% menjadi Rp58,8 triliun melalui pelepasan dana mahal. Sementara rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) konsolidasi pada posisi 21,5%.

Di sisi lain, total kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) turun menjadi Rp3,8 triliun. "Rasio NPL kita secara gross tercatat pada 3,2% yang masih berada di bawah batas yang ditentukan regulator yaitu 5%. Rasio NPL turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,3%," tutup dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement