Penjualan Turun, Pengusaha Retail Salahkan Bisnis Online

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 02 320 1748565 penjualan-turun-pengusaha-retail-salahkan-bisnis-online-ry36rKtQjL.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia membenarkan turunnya penjualan retail saat ini. Kadin menilai penyebabnya adalah masyarakat sekarang lebih nyaman berbelanja online dibandingkan langsung ke toko.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan Benny Sutrisno mengatakan, sebenarnya ada beberapa penyebab turunnya penjualan retail saat ini. Pertama, daya beli masyarakat menurun meski gaji naik. Namun kenaikan gaji tersebut kalah cepat bila dibandingkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Gawat! Pelemahan Daya Beli dan E-Commerce Ancam Kinerja Emiten Retail

"Yang kedua penyebabnya adalah bisnis dari offline yang menjadi online. Itu yang membuat penurunan perdagangan pada sektor retail," ujarnya kepada Okezone.

Berdasarkan data penjualan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) hingga akhir Mei 2017 tercatat penjualan anjlok. Mei tercatat mencapai 4,6% pertumbuhannya atau turun dibandingkan kuartal II di 2016 sebesar 9,5%.

Baca juga: Catat! Pertumbuhan Ritel Akan Ngebut ke Depan

Menurut Benny, diperlukan suatu regulasi supaya keberlangsungan usaha perdagangan off line tetap terjaga. Seperti apa yang disampaikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) persaingan harus sehat di pasar. Persaingan sehat tersebut berupa iklim usaha yang menimbulkan level playing field.

"Harus ada refulasi pada perdagangan online agar playing field (bersaing sehat denga offline). Misalnya regulasinya bayar pajak penjualan sama dengan yang offline," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini