JAKARTA - Membuka paruh tahun kedua, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yang akan meramaikan pasar modal. PT Ayana Land International Tbk hari ini akan mencatatkan saham perdana di BEI.
Pada perdagangan perdanannya, perseroan mematok harga penawaran saham perdana sebesar Rp103 per saham dengan nilai nominal saham sebesar Rp100. Rencananya, perseroan akan menawarkan saham perdana di pasar sebanyak-banyaknya 3 miliar saham atau 27,27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Baca juga: IPO, Kirana Megatara Jadi Emiten ke 547 di Bursa Efek
Dengan harga pelaksanaan tersebut, maka emiten properti ini meraih dana segar sekira Rp309 miliar melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
Ayana Land telah menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan penjamin emisi efek lainnya di antaranya PT Erdhika Elit Sekuritas, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk, dan PT Profindo Sekuritas Indonesia.
Baca juga: Ayana Land Siap 'Bangun Fondasi' di Pasar Modal
Perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 2,7 miliar lembar waran Seri I atau 33,75% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham saat penjatahan Penawaran Umum yang dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada tanggal penjatahan.
Baca juga: Jadi Solusi Pendanaan, Minat IPO Masih Tinggi di Semester II
Setiap pemegang 10 saham baru perusahaan berhak memperoleh 9 waran Seri I, di mana setiap 1 waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama tiga tahun.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.