Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ayana Land Siap 'Bangun Fondasi' di Pasar Modal

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Rabu, 17 Mei 2017 |14:59 WIB
Ayana Land Siap 'Bangun Fondasi' di Pasar Modal
Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Daftar perusahaan properti yang akan melantai tahun ini akan semakin panjang. Jika tidak ada aral melintang, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan PT Ayana Land International akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) tahun ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, perusahaan properti yang dimaksud memiliki aset relatif besar.

”Ada nambah satu perusahaan bidang properti mau IPO. Mereka gunakan laporan buku Januari. Asetnya besar, dalam artian bukan menengah kecil," ujarnya di Jakarta.

Dirinya menuturkan, rata-rata aset perusahaan properti memang besar didukung oleh bank tanah (landbank) yang dimiliki oleh perusahaan. Ayana Land sendiri memiliki landbank yang tersebar di beberapa kota di Indonesia."Landbank cukup besar, mereka ada di Solo dan beberapa kota lain," terang Samsul.

Dengan masuknya satu calon emiten ini, maka total pipeline perusahaan yang akan IPO menjadi 16 atau bertambah satu dari sebelumnya 15. Adapun dari 24 perusahaan yang akan melakukan go public, delapan di antaranya sudah melakukan pencatatan di papan bursa."Total 24, kalau dikurangi delapan berarti masih ada 16 perusahaan di pipeline," katanya.

Dari delapan tersebut, yang terbaru datang dari perusahaan pembangkit listrik energi baru terbarukan bernama PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) yang melepas 550 juta sahamnya dengan nilai Rp200 per saham.

Melihat sudah ada delapan perusahaan yang sukses melantai di BEI hingga pertengahan Mei, Samsul optimistis target 35 emiten baru di bursa akan tercapai.”Rencananya, kami optimistis. Harusnya lebih separuh sudah bagus. Sekarang hampir 60% kalau semua lancar," tutur Samsul.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement