JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tengah mengkaji rencana pemecahan nilai saham atau stock split. Dengan demikian, saham perseroan menjadi lebih likuid.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto mengatakan, dengan adanya stock split maka investor retail dapat meningkatkan intensitas transaksi, lantaran harga saham jauh lebih murah. Saat ini saham dengan kode BMRI tersebut telah menyentuh harga yang terbilang cukup tinggi.
Kendati demikian, Sulaiman belum dapat menyebutkan waktu pelaksanaan stock split.
"Insya Allah juga akan sedang lakukan, cuma saya enggak bisa bilang kapan," ujarnya di Gedung BEI, Selasa (8/8/2017).
Baca Juga:
Bank Mandiri Akuisisi 2 Bank di Filipina, Setelah Itu Malaysia dan Vietnam
Kejar Pertumbuhan Kredit Double Digit, Dirut Mandiri: Bisa, Kalau Ekonomi 5,3%!