Image

Tambah Juru Ukur 2 Kali Lipat, Jokowi Yakin Proses Sertifikasi Tanah Semakin Cepat

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 20 Agustus 2017, 12:41 WIB
https img o okeinfo net content 2017 08 20 470 1759282 tambah juru ukur 2 kali lipat jokowi yakin proses sertifikasi tanah semakin cepat ik9E9eS6HA jpg

JAKARTA - Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Indonesia memiliki 126 juta bidang tanah. Namun sampai akhir 2016 baru 46 juta yang tersertifikasi dan masih ada 80 juta yang belum memiliki sertifikat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari lambannya proses sertifikasi lahan di dalam negeri. Dia pun meminta langsung kepada Menteri ATR/BPN untuk mempercepat proses, bukan 500 sertifikat, tapai 5 juta sertifikat yang harus keluar tahun ini.

"Menteri BPN (Sofyan Djalil) saya minta jangan hanya 500-600 sertifikasi yang diberikan. Tahun ini harus diselesaikan 5 juta saya minta. Tahun depan 7 juta, tahun depan lagi 9 juta,"tuturnya, di Lapangan Park & Ride, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (20/8/2017).

Baca Juga:
Waduh! Ternyata Balai Kota dan Monas Belum Memiliki Sertifikat Tanah

Bagi-Bagi Sertifikat Tanah, Presiden Jokowi: Silakan Pinjam Uang ke Bank Tapi Tetap Hati-Hati

Jokowi mengungkapkan, lambannya proses sertifikasi ternyata karena kurangnya profesi juru ukur. Untuk itu, Menteri ATR/BPN diminta segera menambah jumlah juru ukur di Indonesia.

"Saya sampaikan memang juru ukur kurang, tapi sekarang sudah tambah 4.400. Ini jumlah besar sekali sehingga bisa dipercepat Sebelumnya hanya 2.000, sekarang dan tambahannya 4.400," imbuh dia.

Baca Juga:
Catat! Seluruh Lahan di Jakarta, Jabar dan Banten Ditargetkan Punya Sertifikat Tahun Depan

Sertifikasi Lahan Lambat, Presiden Jokowi: Hati-Hati Saya Pantau, Jangan Ada yang Bermain-main!

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini bahwa proses sertifikasi bisa lebih cepat dari sebelumnya. Pasalnya jumlah juru ukur yang selama ini jadi kendala sudah ditambah.

"Kalau dulu satu tahun paling 400-500 ribu. Sekarang sudah bisa 5 juta, tahun depan 7 juta, tahun depannya 9 juta. Kan percepatannya 10 kali lipat," pungkasnya.

Sekadar menambahkan, hari ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagi sertifikat tanah untuk wilayah DKI Jakarta, pagi ini. Sertifikat secara simbolis diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Sertifikat yang akan dibagikan sebanyak 7.500 sertifikat tanah di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini