Menurut Djarot, Bulog akan terus melakukan penyerapan gabah pada berbagai daerah. Penyerapan gabah ini akan terus dilakukan sekalipun nantinya harga gabah mengalami kenaikan.
"Ya serap terus. Harga enggak tinggi juga, kita kan dikasih fleksibilitas harga, kita sudah lakukan. Kita coba terus serap dalam kondisi menjelang akhir tahun ini untuk menggantikan beras yang keluar sehingga di akhir tahun (stok) kita masih terjaga," ungkapnya.
Djarot memastikan Bulog memiliki anggaran yang cukup untuk menyerap gabah. Anggaran dari internal Bulog juga akan digunakan untuk melakukan penyerapan gabah pada berbagai daerah di Indonesia.
"Kita serap pakai anggaran dari internal itu memang ada. Kita cari ke bank-bank, banyak, ada anggaran, intinya ada. Nanti di-back up oleh sistem," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.