Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Sri Mulyani Andalkan Konsumsi Rumah Tangga hingga Bantuan Sosial

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2017 |13:56 WIB
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Sri Mulyani Andalkan Konsumsi Rumah Tangga hingga Bantuan Sosial
Foto: Lidya Julita Sembiring/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar 5,4%. Angka tersebut dianggap terlalu ambisius oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI karena konsumsi rumah tangga yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi turun di kuartal II 2017.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan telah menargetkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga bisa mencapai 5,1% di 2018. Selain itu juga akan di dorong oleh investasi yang diperkirakan tumbuh 6,3%. Sehingga pertumbuhan 5,4% bisa tercapai.

Baca juga: Dikritik DPR soal Pertumbuhan Ekonomi 2018 Terlalu Optimistis, Sri Mulyani: Tetap Realistis!

"Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 5,4% pada tahun 2018, konsumsi rumah tangga diharapkan dapat tumbuh 5,1%, untuk itu stabilitas harga barang pokok dan ketersediaan pasokan pangan akan dijaga. Program bantuan sosial yang komprehensif dan lebih tepat sasaran juga akan diperkuat," ungkap Sri Mulyani di Ruang Rapat Paripurna, Jakarta, Kamis (31/8/207).

"Ini tidak hanya baik dari segi penurunan kesenjangan, namun juga positif untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkeadilan serta inklusif," imbuhnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement