nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gesek Kartu di Mesin Kasir Berbahaya, Harus Ada Sanksi!

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 19:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 07 320 1771476 gesek-kartu-di-mesin-kasir-berbahaya-harus-ada-sanksi-fGpEV1MLQQ.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Risiko tinggi dari penggesekan ganda kartu kredit atau double swipe membuat pihak Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) secara lantang melarang praktik ini. Tidak hanya AKKI, Bank Indonesia (BI) juga telah mengeluarkan larangan serupa melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.

Pada Pasal 34 huruf b, di PBI tersebut juga tercantum larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak perbankan terkait double swipe. Dia meminta bank memberikan penjelasan rinci kepada merchant yang menjalin kerjasama dengan pihak bank terkait larangan double swipe.

Baca Juga: Gawat! Walau Berbahaya, Gesek Kartu Kredit di Mesin Kasir Masih Marak

"Kami sangat melarang praktek ini. Kami sudah bicara dengan bank-bank pengelola untuk segera menginformasikan kepada merchant untuk tidak melakukan hal ini," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Steve melanjutkan, apabila pihak merchant melanggar ketentuan ini, maka pihak bank diminta untuk mengambil tindakan tegas dengan memutuskan hubungan kerjasama. Langkah ini, menurut Steve, selayaknya dilakukan oleh bank, daripada harus membahayakan nasabah. 

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Bahayanya Kalau Kartu Kredit Digesek ke Mesin Kasir

"Kalau merchant masih terus melanggar maka kami minta agar dilakukan pemutusan hubungan kerja sama dengan merchant tersebut," kata dia.

Sebagai gambaran, pada tangan yang salah, menggesek kartu kredit selain ke mesin electronic data capture (EDC) milik bank, data nasabah bisa langsung dibaca, bahkan langsung disalin. 

Baca juga: Pedagang Lakukan Gesek Ganda Kartu Kredit, Instruksi BI: Hentikan Kerjasama!

Risiko yang paling berbahaya adalah ketika salinan data digunakan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuat kartu kredit baru menggunakan data nasabah yang terekam. Tidak menutup kemungkinan, kartu kredit baru pastinya akan disalahgunakan. Tagihan kartu kredit fiktif tersebut pun akan masuk ke rekening nasabah. 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini