Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berantas Illegal Fishing, Menteri Susi Bakal Tenggelamkan 90 Kapal Asing Tahun Ini

Antara , Jurnalis-Selasa, 12 September 2017 |15:29 WIB
Berantas <i>Illegal Fishing</i>, Menteri Susi Bakal Tenggelamkan 90 Kapal Asing Tahun Ini
Foto: Antara
A
A
A

DEPOK- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan illegal fishing akan terus diberantas. Selain itu, dirinya juga akan kembali melakukan penenggelam kapal-kapal asing yang terbukti melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia.

"Saat ini ada sekitar 90 kapal asing yang akan ditenggelamkan menunggu adanya ketetapan hukum," kata Susi usai memberikan kuliah umum yang bertajuk Illegal Fishing dan Respon Indonesia di FISIP UI Depok, Selasa (12/9/2017).

Dia mengatakan kemungkinan besar tahun ini juga kapal-kapal asing ini akan ditenggelamkan.

Baca juga: Selain Illegal Fishing, Menteri Susi Diminta Perhatikan Kepastian Usaha Sektor Perikanan 

"Saya belum bisa memastikan penenggelaman kapal ini dilakukan pada bulan Oktober atau bulan lainnya, karena masih menunggu penetapan," jelasnya.

Menurut dia kapal-kapal asing ini dari berbagai negara. Namun tidak sesuai dengan bendera yang ada di kapal.

Baca juga: Ribuan Kapal Illegal Fishing, Menteri Susi: Sulit Dipercaya, tapi Itulah Fakta dari Data!

"Ada kapal Vietnam berbendera Malaysia atau kapal Thailand tapi berbendera Afrika," katanya.

Mengenai bobot dari kapal asing, menteri mengatakan beragam mulai dari 70 GT, 120 GT sampai 200 GT. Kapal Vietnam biasanya kecil, Thailand besar dan Tiongkok lebih besar lagi.

Baca juga: Di Depan Ratusan Mahasiswa, Menteri Susi Pamer Keberhasilan Stop Illegal Fishing

Dikatakannya untuk kapal trawl untuk satu kali tangkap ikan antara 30 ton, 70 ton sampai 100 ton.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement