Share

Wah, AS Revisi Target Pertumbuhan Ekonomi Jadi 3,1%

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 29 20 1785800 wah-as-revisi-target-pertumbuhan-ekonomi-jadi-3-1-csULg8RFjc.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

NEW YORK - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal kedua tahun 2017 direvisi lagi dengan perkiraan mencapai 3,1% atau lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya, yakni sebesar 3%. Angka baru ini disampaikan oleh Departemen Perdagangan dalam rilis revisi terbaru Produk Domestik Bruto (PDB) AS.


Seperti dilansir BBC, investasi swasta yang meningkat membuat Departemen Perdagangan merevisi kembali pertumbuhan ekonomi secara tahunan selama tiga bulan hingga akhir Juni sebesar 3,1%. Lebih tinggi dari prediksi sebelumnya 3% dan bahkan dari perkiraan awal 2,6%.

Baca Juga: Kurangi Defisit Dagang, Amerika dan China Sepakat Perkuat Bisnis

Revisi tersebut disebutkan menjadi kejutan bagi analis, yang mengharapkan ekonomi AS tumbuh tetap sama. Pembelanjaan konsumen yang tinggi membantu meningkatkan angka pertumbuhan, ditambah memang dari pengeluaran negara. Ekonomi AS saat ini tumbuh di laju tercepat dalam dua tahun.

Pengeluaran konsumsi pribadi, yang menyumbang sekitar dua pertiga dari ekonomi AS, mengalami peningkatan pada tingkat tahunan sebesar 3,3% pada kuartal kedua tahun ini, tidak berubah dari perkiraan sebelumnya. Investasi tetap non-residensial, ukuran pengeluaran korporat untuk struktur dan peralatan, meningkat pada kecepatan 6,7% pada kuartal kedua, sedikit lebih rendah dari 6,9% dalam laporan sebelumnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Amerika Masih Memformulasikan Kebijakan Ekonominya

"Pertumbuhan terlihat padat di kuartal kedua, namun sebelumnya mendatar di kuartal pertama. Perbaikan ekonomi telah meluas pada kecepatan antara 2% sampai 2,5% yang dimana sudah mulai sejak 2009. Kecepatan ini di bawah ekspektasi sebelumnya, sebagian karena perubahan-perubahan demografik di AS. Terutama pertumbuhan lamban tenaga kerja dan pensiunan akan menjadi baby boomers," ujar Kepala Ekonom Gus Faucher di PNC Financial Services Group.

Belakangan investor sedang menanti perwujudan kebijakan reformasi pajak yang diusung pemerintahan Donald Trump. Ditargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi AS tahunan menjadi lebih dari 3%, sedangkan banyak ekonom memperkirakan ekonomi AS akan terus tumbuh sekitar 2% di tahun ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini