JAKARTA - Perekonomian India tergelincir pada kuartal kedua di 2017, dengan pertumbuhan melambat ke level terendah tiga tahun di 5,7%, sebagian karena kebijakan demonetisasi November lalu, yang menyebabkan 86% dari seluruh rupee dalam sirkulasi dibatalkan, serta ketidakpastian selama peluncuran pajak barang dan jasa nasional secara keseluruhan.
Melansir Forbes, Kamis (5/10/2017), pasar saham India berhasil mencapai level tertinggi baru dan meningkatkan kekayaan 100 orang terkaya, yang kekayaan gabungannya mencapai USD479 miliar.
Salah satu yang diuntungkan adalah konglomerat Mukesh Ambani, yang telah berada di posisi satu selama satu dekade lamanya, karena kekayaannya meningkat ke USD15,3 miliar dan masuk daftar lima orang terkaya di Asia.
Saham Reliance menguat didorong oleh margin unit bisnisnya, Reliance Jio, yang membukukan 130 juta subscribers sejak diluncurkan pada 2016. Dengan menawarkan panggilan suara domestik gratis, layanan data dengan harga murah, dan smartphone gratis, Jio memicu gelombang konsolidasi di pasar.
Selain Ambani, merger antara Vodafone India dan Idea Cellular, telah membawa Kumar Birla menjadi orang terkaya ke 8 di India, karena kekayaannya meningkat cukup tajam. Hampir semua miliarder yang masuk dalam daftar ini berhasil meningkatkan kekayaan mereka, dengan 27 orang meningkat lebih dari USD1 miliar.
Di antara mereka adalah pengusaha onderdil mobil Lexim Chaand Sehgal, yang memiliki Motherson Sumi Systems dan investor veteran Radhakishan Damani yang berhasil kembali dalam daftar, didorong oleh jaringan supermarketmya D-Mart.
Pabrik miliarder India menghasilkan beberapa wajah baru, namun hanya setengah lusinnya muncul di posisi 100 teratas karena nilai kekayaan bersih minimum mereka tidak mencapai USD1,46 miliar. Pasalnya, minimal kekeayaan untuk masuk peringkat daftar miliarder ini telah meningkat dari sebelumnya USD1,25 miliar tahun lalu.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.