Image

Rekrutmen HM Sampoerna Minta Akomodasi dan Transportasi dari Peserta, Direktur: Itu Penipuan!

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 15:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 12 278 1794059 rekrutmen-hm-sampoerna-minta-akomodasi-dan-transportasi-dari-peserta-direktur-itu-penipuan-Bvt4xBCE3G.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Beredar Rekrutmen mengatasnamakan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) untuk wilayah kerja meliputi region Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Bagian Indonesia Timur. Namun, sayangnya rekrutmen tersebut merupakan penipuan.

Penipuan tersebut mengiming-imingkan bahwa akan ada beberapa tes penerimaan yang dilakukan di Bali yang akomodasi dan transportasi ditanggung oleh peserta untuk sementara. Dalam edaran tersebut juga dijanjikan akomodasi dan transportasi tersebut akan diganti setelah tahapan seleksi selesai.

 Baca juga: Utang Naik 63%, Laba Bersih HM Sampoerna Malah Anjlok ke Rp6,05 Triliun

Adapun pihak travel yang mengatasnamakan HM Sampoerna Tbk (HMSP) tersebut adalah Asita Tours & Travel. Di mana travel tersebut akan menjemput dan mengantar peserta setibanya di bandara, ke tempat penginapan dan antar jemput peserta ke lokasi kegiatan.

Direktur HM Sampoerna Yos Ginting mengatakan, PT HM Sampoerna Tbk tidak pernah memungut uang atau pembayaran dalam bentuk apapun terkait proses perekrutan calon karyawannya. "Undangan dan pengumuman hasil seleksi hanya dilakukan melalui telepon, SMS dan surat elektronik resmi Sampoerna," ujarnya kepada Okezone.

 Baca juga: Tren Rokok Elektrik, Presdir HM Sampoerna: Belum Ada Permintaan Konsumen yang Tinggi

Dirinya mengatakan, verifikasi penerimaan pekerja dapat dilakukan dengan menghubungi Departemen Sumber Daya Manusia melalui alamat email recruitment@sampoerna.com dengan mencantumkan subyek email "Konfirmasi Rekrutmen".

Sedangkan, mengenai agen tour travel yang mengatasnamakan rekanan HM Sampoerna, Dirinya mengatakan, persero tidak pernah menunjuk biro perjalanan dan/atau pihak ketiga lainnya untuk melakukan pemesanan atau menerima pembayaran dalam bentuk apapun dalam proses perekrutan.

 Baca juga: HM Sampoerna Sebar 98% Laba untuk Dividen Setara Rp12,5 Triliun!

"Sampoerna tidak pernah menunjuk biro perjalanan," tegasnya.

Dirinya mengatakan, persero telah melakukan pelaporan ke pihak yang berwajib begitu pula pihak korban. Namun, penipuan tersebut terus bermunculan.

"Jadi perlu bantuan untuk melaporkan ke yang berwajib dan viralkan biar kita tumpas sama-sama," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini