Image

Sadarkah Anda? Taksi Online Cs Buat Harga Transportasi saat Jam Sibuk Lebih Mahal

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 17:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794199 sadarkah-anda-taksi-online-cs-buat-harga-transportasi-saat-jam-sibuk-lebih-mahal-PeD4pvyERz.jpg Ilustrasi Taksi Online. (Foto: Koreanbizwire)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah berjuang untuk mengatur eksistensi transportasi online terutama terkait persoalan tarif. Keberadaan mereka dianggap perlu diatur dengan ketetapan tarif atas dan bawah.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Sugihardjo berusaha meyakinkan bahwa bila tarif taksi online tidak diatur terutama soal tarif batas atas maka konsumen dikhawatirkan tidak terlindungi dari harga yang sewaktu-waktu bisa melonjak.

"Kalau batas atas itu melindungi konsumen kan jangan sampai misalnya asumsinya murah secara tidak sadar pada jam sibuk dia (trasnportasi online) lebih mahal dari konvensional jadi dipatok batas atasnya untuk melindungi masyarakat pengguna," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Baca Juga: Soal Taksi {Online}, Kemenhub Masih "Galau" Buat Addendum atau Aturan Baru

Aturan tersebut juga diharapkan mampu menjaga iklim usaha antara pelaku usaha transportasi online dan konvensional bukan justru menimbulkan perpecahan antar keduanya.

"Sementara batas bawah untuk para penyedia jasa sendiri kalau dia banting-bantingan harga ke bawah akhirnya banyak yang akan gulung tikar. Mereka yang punya modal besar akan bertahan. Setelah kompetitornya mati dia baru naikin harga ini kan enggak boleh," ujarnya.

Baca juga: Revisi Aturan, Menhub Ingin Taksi Online dan Konvensional 'Akur'

Kemenhub pun diharapkan tidak secara gegabah pula dalam menentukan batasan tarif transportasi online. Mengenai itu, dia mengatakan bahwa pihaknya akan menentukannya berdasarkan mekanisme yang memerhatikan kesepakatan bersama.

"Nah ini kita buat lebih formulasi berdasarkan putusan MA itu bahwa tarif taksi online berdasarkan antara pengguna jasa dan penyedia jasa. Tapi kesepakatannya itu jadi kesepakatan itu bukan suatu harga tapi suatu range batas atas dan bahwa. Kenapa ini dipertahankan karena tetep kita harus jaga," tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini