Image

Ekonomi Global Mulai Pulih, IMF: Ini Bukan Waktunya Berpuas Diri!

ant, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 07:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 13 20 1794516 ekonomi-global-mulai-pulih-imf-ini-bukan-waktunya-berpuas-diri-rVauHN49A8.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) akan mendorong Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral untuk membahas isu penguatan ekonomi global dalam Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017.

"Kami akan mendorong 'policy maker' untuk membahas isu-isu ini," kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dalam jumpa pers menjelang pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 di Washington DC, AS, Kamis.

 Baca juga: Menko Luhut Ajak Mbah Surono Temui Presiden World Bank, Paparkan Kondisi Gunung Agung

Lagarde mengatakan pemulihan ekonomi sedang terjadi di berbagai negara maju maupun negara berkembang, namun saat ini belum waktunya untuk berpuas diri.

Untuk itu, kata Lagarde, hal penting yang harus dilakukan adalah membuat kebijakan agar pemulihan ekonomi ini bisa lebih berkelanjutan dan bertahan lama.

 Baca juga: Persiapkan IMF-World Bank 2018, Indonesia Gelar Pertemuan di Washington

"Pemulihan ini tidak sepenuhnya komplit dan ini bukan waktunya untuk berpuas diri, saatnya membuat kebijakan agar 'recovery' ini bisa lebih 'sustainable'," ujarnya.

Ia menjelaskan langkah-langkah rekomendasi yang bisa dilaksanakan agar tercipta kepastian terhadap datangnya risiko antara lain membuat kebijakan moneter yang mendukung pemulihan dan mengenali bahaya di pasar finansial.

 Baca juga: Tidak Cuma Sri Mulyani Cs, Livi Zheng Bakal 'Mejeng' di Pertemuan IMF-World Bank

Kemudian, lanjut dia, mendorong kebijakan fiskal yang bisa mendukung adanya investasi kepada sarana infrastruktur, penguatan jaminan sosial, pendidikan dan pasar tenaga kerja.

"Di berbagai negara juga perlu upaya untuk menurunkan tingkat utang yang dirasakan terlalu tinggi," kata Lagarde.

Selain itu, perlu adanya reformasi struktural yang lebih mudah dilaksanakan dan efisien, untuk mendukung pemulihan ekonomi yang diperkirakan terjadi hingga 2018.

"Reformasi ini tergantung pelaksanaan di masing-masing negara, dan harus dilakukan di pasar tenaga kerja, jasa dan sewa yang terkadang mengganggu pemulihan," ujarnya.

Lagarde juga mengingatkan pentingnya investasi pada 'research and development' untuk mendorong produktivitas dan mengejar ketertinggalan serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

"Isu-isu ini merupakan persoalan global dan membutuhkan kerja sama, termasuk mengatasi persoalan korupsi, reformasi dalam 'financial regulatory', perubahan iklim serta pentingnya perbaikan sistem pelatihan global," tambah Lagarde.

Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 berlangsung di Washington DC, AS pada 10-15 Oktober 2017 serta dihadiri oleh menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara anggota.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini