Image

Soal Temuan Penyimpangan Cost Recovery, Arcandra Tahar: Penyelesaiannya Lewat Gross Split

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 18:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1794971 soal-temuan-penyimpangan-cost-recovery-arcandra-tahar-penyelesaiannya-lewat-gross-split-LnWLg72ZaU.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar angkat bicara terkait Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya pembebanan biaya yang tidak semestinya dalam cost recovery. Menurutnya hal ini tidak akan terjadi karena skema bagi hasil ke depan menggunakan gross split.

"Tapi saya sudah baca bukan laporan resmi. Angka pastinya saya tidak tahu. Tapi salah satu upaya (menyelesaikan) lewat gross split," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Baca juga: 8 Insentif Tambahan untuk Skema Gross Split Migas, Apa Saja?

Menurut dia, beban negara dengan skema gross split tidak ada. Pasalnya, gross split cost ditanggung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Untuk itu, diserahkan apakah KKKS akan efisien, boros itu kepada korporasii.

"Dia bukan pada negara. Itu adalah usaha kita agar setiap tahun tidak lagi terjadi perbedaan pandangan berapa besaran cost recovery,"ujarnya.

Baca juga: Catat! 10 KKKS Ditargetkan Gunakan Skema Gross Split di 2017

Saat ini skema gross split baru digunakan dalam pengembangan blok ONWJ. Di mana operator yang mengerjakannya adalah PT Pertamina (Persero). Arcandra mengatakan, hasil dari penerapan gross split akan dilihat di ONWJ.

"Tahun ini ONWJ dilaksanakan, akhir tahun kita lihat gimana," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini