Naik 4,7%, Kini Utang Luar Negeri Indonesia Jadi USD340 Miliar

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 16 320 1796581 naik-4-7-kini-utang-luar-negeri-indonesia-jadi-usd340-miliar-leFBFGKz24.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Agustus 2017 tercatat USD340,5 miliar atau tumbuh 4,7% (yoy). Berdasarkan kelompok peminjam, ULN sektor swasta tercatat USD165,6 miliar atau 48,6% dari total ULN atau tumbuh 0,1% (yoy), setelah pada Juli 2017 mengalami penurunan sebesar 1,1% (yoy).

Sementara itu, posisi ULN sektor publik dari pemerintah dan bank sentral pada Agustus 2017 tercatat USD174,9 miliar atau 51,4% dari total ULN, tumbuh 9,5% (yoy), sedikit meningkat dari 9,2% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan jangka waktu asal, pertumbuhan ULN jangka panjang dan jangka pendek tetap terkendali. ULN berjangka panjang tumbuh 3,3% (yoy) pada Agustus 2017, sedikit mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,6% (yoy). Sementara itu, ULN berjangka pendek tumbuh 14,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 13,1% (yoy).

Baca juga: Wah, Kepemilikan Asing di Surat Utang Negara Naik 5,15%

Posisi ULN berjangka panjang tercatat USD294,7 miliar atau 86,5% dari total ULN, terdiri dari ULN sektor publik yakni pemerintah dan bank sentral sebesar USD172,6 miliar atau 58,6% dari total ULN jangka panjang dan ULN sektor swasta sebesar USD122,1 miliar atau 41,4% dari total ULN jangka panjang.

Sementara itu, posisi ULN jangka pendek tercatat USD45,8 miliar atau 13,5% dari total ULN, terdiri dari ULN sektor swasta sebesar USD43,5 miliar atau 94,9% dari total ULN jangka pendek dan ULN sektor publik yakni pemerintah dan bank sentral sebesar USD2,3 miliar atau 5,1% dari total ULN jangka pendek.

Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir Agustus 2017 masih terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih (LGA). Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,8% atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya pertumbuhan ULN pada sektor industri pengolahan dan sektor LGA, sementara ULN pada sektor keuangan dan sektor pertambangan masih mengalami kontraksi pertumbuhan.

Baca juga: Naik Rp73,47 Triliun, Kini Utang Indonesia Capai Rp3.779 Triliun

Bank Indonesia memandang perkembangan ULN pada Agustus 2017 tetap sehat dan terkendali. Hal ini tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang pada akhir Agustus 2017 tercatat stabil di kisaran 34%. Rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara peers.

Bank Indonesia terus memantau perkembangan ULN dari waktu ke waktu untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini