Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RAHASIA SUKSES: Robin Li, CEO Baidu yang Jadi Garda Depan "Melawan" Google

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Sabtu, 21 Oktober 2017 |18:06 WIB
RAHASIA SUKSES: Robin Li, CEO Baidu yang Jadi Garda Depan
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Menurutnya, China adalah tempat yang menyedihkan, karena tidak memiliki harapan. Dia pun mendaftar ke tiga program pascasarjana teratas dalam ilmu komputer di Amerika. Frustasi karena tidak mengerti, dia pun mengirimkan 20 lamaran ke berbagai Universitas. Namun, hanya SUNY Buffalo yang kemudian bersedia menerima dia.

Li pun masuk ke sana dan mendapatkan gelar Ph.D. dalam ilmu komputer. Dia kemudian menyelesaikan gelar masternya pada 1994 dan bergabung dengan divisi New Jersey dari Dow Jones & Company, di mana dia membantu mengembangkan program perangkat lunak untuk edisi online The Wall Street Journal.

Dia pun terpikat pada boom teknologi yang terbentuk di Silicon Valley. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memecahkan salah satu masalah awal industri Internet: memilah informasi.

Terobosan datang pada 1996, ketika dia mengembangkan mekanisme pencarian yang dia sebut "analisis tautan", yang melibatkan penentuan peringkat popularitas Web situs berdasarkan berapa banyak situs Web lain yang terkait dengannya.

Segera setelah itu, dia pun menghadiri sebuah konferensi komputer di Silicon Valley dan mendirikan gerai sendiri guna menunjukkan temuan pencariannya. William I. Chang, yang saat itu adalah chief technology officer di Infoseek, bertemu dengan Mr. Li di konferensi dan merekrutnya untuk mengawasi pengembangan mesin pencari.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement