Berpotensi Langgar Aturan Transaksi Saham, BEI Periksa Minna Padi

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 25 278 1802119 berpotensi-langgar-aturan-transaksi-saham-bei-periksa-minna-padi-jMsmKb2inY.jpg Ilustrasi BEI. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menemukan pelanggaran pada transaksi saham yang dilakukan oleh PT Minna Padi Investama. Sebelumnya, PADI terindikasi melakukan pelanggaran, lantaran diduga adanya ketidakwajaran pada pergerakan saham dengan kode PADI ini.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini menjelaskan, tahap pemeriksaan tersebut telah sampai kepada finalisasi akhir. Nantinya, BEI akan menyampaikan hasil temuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ya kalau ada pemeriksaan berarti ada pelanggaran. Hasilnya tidak boleh dikasih tahu," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (25/20/2017).

Hamdi melanjutkan, pemeriksaan terkait transaksi yang tidak wajar atas saham PADI dilakukan dengan memanggil lebih dari lima anggota bursa (AB) yang menjadi perantara transaksi saham PADI.

Namun, Hamdi tidak dapat memberikan penjelasan mengenai pelanggaran transaksi saham PADI. Dugaan kuat yang muncul adalah adanya insider trading pada transaksi saham PADI. "Kan PADI termasuk saham aktif, banyak AB yang transaksi. Kita pasti minta data transaksi," jelas Hamdi.

Sekadar informasi, BEI pernah menjatuhkan suspensi pada saham PADI lantaran keniakan yang tidak wajar hingga ke level Rp985. Setelah suspensi dicabut, saham PADI justru makin meroket, hingga saat ini berada di level Rp1.210 pada penutupan perdagangan kemarin.

Kenaikan saham PADI banyak diperkirakan sebagai imbas atas rencana perseroan untuk mengakuisisi Bank Muamalat. PADI akana bertindak sebagai pembeli siaga dalam rangka HMETD PT Bank Muamalat lndonesia Tbk. Setelah proses tersebut maka PADI akan memiliki 57% saham Bank Muamalat, dengan nilai transaksi hingga Rp4,5 triliun.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini