nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cadangan Devisa hingga Akhir Tahun Diproyeksi USD125 Miliar, Begini Hitung-hitungannya!

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 08 November 2017 10:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 08 20 1810423 cadangan-devisa-hingga-akhir-tahun-diproyeksi-usd125-miliar-begini-hitung-hitungannya-Z4ojGAOumG.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir Oktober 2017 tercatat USD126,5 miliar. Posisi cadangan devisa pada akhir Oktober 2017 tersebut turun USD2,9 miliar dibandingkan akhir September 2017 yang sebesar USD129,4 miliar.

Ekonom DBS Gundi Cahyadi mengatakan, posisi cadangan devisa saat ini sudah termasuk tinggi dibandingkan awal tahun. Oleh karenanya, dia menilai penurunan saat ini tidak menjadi masalah.

"Kita sebenarnya awal tahun kita lihat cadev enggak setinggi ini. Setinggi gini kita lihat melampaui ekspektasi kita," ungkapnya di Gedung Kemenkeu, Selasa (7/11/2017) malam.

Bahkan, dia memprediksi cadangan devisa hingga akhir tahun meski ada penurunan tapi akan tetap dikisaran USD125 miliar. "Mungkin bahkan sampai akhir tahun tinggal satu dua bulan lagi kita lihat USD125 miliar," jelasnya.

Menurutnya, kemungkinan penurunan di dua bulah terakhir tak akan tinggi. Selain itu, resiko cadangan devisa masih dipengaruhi oleh Amerika Serikat (AS). "Of course masih dari AS. Mungkin karena dari segi capital marketnya uncertainty-nya masih banyak, masuki tahun 2018, trending dollar ke rupiah kita lihat sedikit naik. Kita ekspect adanya strengtening dari dollar, semuanya ya, bukan hanya Indonesia," katanya.

Namun, dia kembali menekankan bahwa Indonesia tidak perlu khawatir dengan penurunan cadangan devisa. Karena angka ini jauh lebih tinggi dari prediksi sebelumnya. "Tapi USD125 miliar sejujurnya awal tahun kita lihat Indonesia comfortable di USD110 miliar, USD115 miliar dan USD125 miliar. Ini jauh lebih baik dari perkiraan kita. Nggak usah takut. Jangan buat takut. Wah udah turun lagi. Sebagai analis kita USD126 miliar, USD126 miliar bedanya nggak banyak. Kita lihat coverage-nya terhadap kita punya exnolded itu coverage-nya masih cukup," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini