Untuk memastikan produktivitas yang konsisten, komunikasi dengan calon pelanggan harus dilakukan tanpa henti, tidak peduli hasilnya. Terkadang, hal itu bahkan harus dilakukan dengan lebih gigih, dalam menghadapi umpan balik negatif.
Seorang penjualan tahu bahwa penolakan merupakan bagian dari proses. Namun, seorang penjualan yang bijaksana juga tahu bahwa ini bisa dilakukan dari waktu ke waktu dengan pendekatan yang tepat. Prospek tersebut harus dilakukan secara teratur, dengan tetap mempertimbangkan tujuan akhir, dan tidak kehilangan kepercayaan dalam prosesnya.
5. Pelihara Hubungan
Ketika calon pelanggan mengarah pada hasil positif, maka sebaiknya Anda memanfaatkan sudut yang menguntungkan ini. Prospek ini bisa menjadi sumber penjualan lebih banyak, dan mudah-mudahan memimpin penjualan.
Pelanggan dapat terhubung ke pelanggan lain dengan demografi serupa, atau bahkan menjadi bagian dari organisasi yang melayani penjualan khusus ini. Mengembangkan kebiasaan memaksimalkan prospek secara teratur, memungkinkan prospectors menjamin bahwa jalan ini sepenuhnya dieksplorasi, dan tidak tersesat dalam panorama keseluruhan proses.
Membiarkan prospektor untuk menumbuhkan kebiasaan baik ini menjamin bahwa penjualan mengarah dihasilkan secara produktif, ditindaklanjuti, dan dikembangkan. Manajer yang tahu bagaimana menjadi sukses dalam penjualan memahami bahwa calon pelanggan merupakan inti tim penjualan yang sehat dan setiap orang harus melakukan pencarian.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.