TIPS LARIS: Daftar 10 Jurus Jitu Memulai Bisnis, Nomor 4 Wajib Dilakukan

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Minggu 19 November 2017 07:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 17 320 1815996 tips-laris-daftar-10-jurus-jitu-memulai-bisnis-nomor-4-wajib-dilakukan-Jl9bUpNIBb.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Menjadi seorang pengusaha memang membutuhkan banyak pengetahuan. Namun, tidak berarti pengetahuan tersebut hanya Anda dapatkan dari sekolah dan pendidikan formal. Hal inilah yang disadari oleh Suzanne Somersall Allis, pencipta model perhiasan.

Setelah menciptakan sesuatu yang baru dalam model perhiasan “KiraKira” di tahun 2006, Suzanne Somersall Allis mengetahui sekolah desain serta gelar di bidang English dan Art History tidak mempersiapkan dia menjadi seorang pengusaha. Dia membutuhkan pengalaman dalam penjualan di dunia nyata sehingga Allis menciptakan usaha penjualannya sendiri, dengan menciptakan tiga ritel paruh waktu selama setahun.

Saat ini, “KiraKira” sudah dijual di 15 toko di seluruh negeri, dan bulan lalu, Allis membuka tokonya secara perdana di Pasar Dekalb di Brooklyn, NY. Tahun ini dengan menambahkan produk Suz Somersall, yang berhasil meningkatkan penjualannya menjadi USD400.000 (Rp5,4 miliar dengan kurs Rp13.500 per USD) dari USD150.000 (Rp2,05 miliar) pada 2010.

Bagi pengusaha seperti Allis, mempelajari seluk-beluk penjualan merupakan tantangan yang cukup besar, meskipun dalam pengelolaanya tidak sesulit yang dibayangkan. Untuk mulai meningkatkan keterampilan penjualan Anda, pertimbangkan 10 kiat berikut ini:

1. Temukan Tingkat Kenyamanan Anda

Mencari bagaimana menjual produk dengan nyaman merupakan langkah awal bagi setiap pengusaha. Untuk mendapatkan ilmu tentang penjualan dan bisnis seperti Allis, Anda dapat memulainya dengan mencari bimbingan dari mentor atau pelatih, atau mungkin mendapatkannya dari kelas penjualan.

2. Tentukan Target Pelanggan Anda

Mengindetifikasi target pelanggan, akan membantu Anda menyempurnakan strategi penjualan Anda agar lebih efisien. Orang sering gagal karena mereka berusaha memenuhi segala kemauan pelanggan. Oleh karena itu, Anda harus menyegmentasikan usaha penjualan Anda.

3. Pelajari Kebiasaan Konsumen

Begitu Anda mengidentifikasi pembeli Anda, perhatikan baik-baik perilakunya. Misalnya, jika Anda menjual barang berharga mahal, Anda harus perhitungkan kualitas produk yang dijual.

Ketika Allis mencoba menjual perhiasan serupa di tempat dia bekerja, dia sadar bahwa dia mematok harga yang rendah. Awalnya saya berutang jauh lebih sedikit dan menyadari bahwa pelanggan mulai mempertanyakan kualitas produk.

 

4. Ramah pada Pelanggan Anda

Ketika Anda memulai suatu bisnis, Anda harus mengambil hati pelanggan, walaupun belum tentu menghasilkan banyak uang seperti yang Anda inginkan. Pelanggan pertama akan membantu menciptakan reputasi perusahaan Anda. Pasalnya, Anda membutuhkan testimonial, dan akan sangat berarti untuk mendapatkan referensi sejak dini.

5. Luangkan Waktu Bersosialisasi

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pengusaha adalah gagal membangun hubungan dengan pelanggannya. Karenanya, Anda harus ingat hal pertama yang Anda jual adalah diri Anda sendiri. Jika mereka tidak menyukai Anda, penjualannya tidak akan terjadi.

6. Tentukan Posisi Anda

Begitu Anda menjalin hubungan baik dengan pelanggan, temukan cara untuk tetap berada di posisi teratas dengan mereka. Ketika Allis mempelajari penjualan atau hosting, dia memperbarui blog-nya, halaman situs webnya dan halaman Facebook perusahaannya.

7. Jangan Berasumsi

Pemilik Usaha Kecil Menengah terlalu sering mengira bahwa produk mereka akan diterima, karena mereka mengira tahu apa yang dibutuhkan pelanggan. Cobalah bertanya kepada pelanggan sebanyak mungkin untuk mempelajari apa yang mendorong mereka untuk membeli produk dan kriteria apa yang mereka ambil dalam membuat keputusan mereka.

8. Buat Ritual Harian

Buatlah rutinitas harian penjualan agar tidak ada yang terabaikan dari prospek penjualan. Carilah pelanggan secara rutin semisal satu hari per orang. Rutinitas harian yang didefinisikan tidak dapat dinegosiasikan.

9. Promosikan Kesuksesan Anda

Situs Web yang Anda punya sering menjadi kontak pertama. Selain harus terlihat profesional Anda harus mempertahankan kredibilitas yan ada. Pasalnya, orang tidak menilai Anda dari cara berbicara, mereka membeli “tindakan” Anda.

10. Jadilah Ahli Industri

Bentuk diri Anda sebagai pemimpin di bidang tersebut, memperkuat promosi akan menarik minat pelanggan. Anda bisa menulis artikel, memulai blog atau mencari paparan media, yang semuanya bisa membangun kredibilitas dan kepercayaan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini