Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bakal Melambat, BI Taksir Penyaluran Kredit Hanya Tumbuh 8%

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 21 November 2017 |11:51 WIB
Bakal Melambat, BI Taksir Penyaluran Kredit Hanya Tumbuh 8%
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA– Bank Indonesia (BI) melihat penyaluran kredit hingga akhir 2017 diprediksi tumbuh lebih rendah dari perkiraan semula. Kredit pada tahun ini, diperkirakan menjadi sekitar 8%.

Dengan mempertimbangkan masih rendahnya pertumbuhan kredit tersebut, BI menetapkan Countercyclical Capital Buffer (CCB) tidak berubah, yaitu 0%. “Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong upaya bank dalam meningkatkan fungsi intermediasi,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara di Jakarta.

Hingga September 2017, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 7,9% (yoy) atau turun dari bulan sebelumnya 8,3% (yoy). Adapun rasio kredit bermasalah( nonperformingloan/ NPL) berada pada level 2,9% (gross) atau 1,3% (net ).

Sementara itu, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada September 2017 tercatat sebesar 11,7% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 9,6% (yoy). Menurut Mirza, BI menargetkan, DPK dapat tumbuh pada level 10% hingga akhir 2017.

Sementara itu, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi pada level 23% dan rasio likuiditas (AL/DPK) pada level 22,6% pada September 2017. “BI memandang, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah intermediasi perbankan yang belum kuat,” ungkap Mirza.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement