nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menperin: Ada Perusahaan Amerika Siap Support Pendidikan Vokasi Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 27 November 2017 14:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 27 320 1821241 menperin-ada-perusahaan-amerika-siap-support-pendidikan-vokasi-indonesia-EZ6CSHyWOz.jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerapkan program link and match untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program ini berjalan efektif dan direspons baik oleh pelaku industri baik dalam dan luar negeri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, kelemahan industri kita jika dibandingkan negara lain ada pada health and primary education. Indonesia berada dperingkat 94 dari 144 negara yang health and primary education terbaik di dunia.

Baca juga: Dukung Pendidikan Vokasi, Menteri Pendidikan Minta Insentif Fiskal

"Jadi kalau industri mau lebih maju lagi, kita harus improve pada hal tersebut. Saya mohon dukungan Kadin untuk mendukung ini," tuturnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Dari sisi pemerintah, peningkatan health and primary education sudah dilakukan lewat program link and match antara perusahaan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Sekarang sudah lebih dari 1.300 SMK dan 500 perusahaan terlibat. Bahkan ada salah satu perusahaan asal Amerika Serikat (AS) bersedia support pendidikan vokasional di Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Ikuti Perkembangan, Jokowi: SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!

Menurutnya, program link and match direspons positif oleh industri, seperti perusahaan multi nasional Samsu telah membuat institut di Jawa Timur dan telah menggandeng 22 SMK. Kemudian di Palembang, regional meeting Coca-Cola berencana bekerjasama dengan 5 SMK.

"Link and match ini memenuhi kebutuhan industri. Kita juga siapkan silver ekspert untuk pegawai yang memasuki masa pensiun. Ia nantinya bisa memberikan pelatihan sebagai guru. Dengan semua cara ini kita harapkan peringkat 94 bisa kita turunkan,"tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini