"Itu untuk menjamin daya tarik dan daya saing KEK di mata investor yang kritis atas pengelolaan yang ramah lingkungan," katanya.
Dari sisi ekologis, saat ini KEK perlu meningkatkan integritasnya terhadap daya dukung air, energi, kesehatan dan sanitasi, ketahanan pangan, serta keanekaragaman hayati.
Pembangunan ekonomi hijau di KEK juga harus mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat seluas mungkin.
Baca juga: Kawasan Ekonomi Khusus Arun Serap 40.000 Tenaga Kerja
"Ini kunci penting agar daya dukung sosial ekonomi KEK tetap terjaga," jelas Enoh.
Pemerintah telah menetapkan 12 KEK, yang empat diantaranya telah beroperasi. KEK tersebut menyasar sektor industri pengolahan berbasis sumber daya alam seperti perikanan, kelapa sawit dan oleokimia, hingga industri pariwisata.