nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Tambah Lagi 2 Kawasan Ekonomi Khusus, Lokasinya Ada di Bangka Belitung

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017 10:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827196 indonesia-tambah-lagi-2-kawasan-ekonomi-khusus-lokasinya-ada-di-bangka-belitung-tcV1w7JZpu.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah menyiapkan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni KEK Tanjung Gunung yang terletak di Kabupaten Bangka Selatan dan KEK Pantai Timur Sungailiat di daerah Kabupaten Bangka. Pengembangan dua KEK ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Proses persyaratan administrasinya tengah berjalan. Sedang digarap secara paralel antara pemerintah provinsi dan kabupaten serta sedang diverifikasi oleh pemerintah pusat, “ ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel Yan Megawandi, di sela-sela Seminar Nasional Investasi dalam rangka HUT ke-17 Babel di Pangkalpinang, kemarin.

 Baca Juga: Kawasan Ekonomi Khusus Geopark Sukabumi Bakal Dipasok Gas Bumi

Yan mengatakan, kedua KEK tersebut melengkapi kawasan ekonomi khusus sebelumnya yang berada di Belitung, yakni Tanjung Layang. Sebagaimana diketahui, KEK Tanjung Kelayang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016 pada 15 Maret 2016 dengan luas 324,4 hektare.

“Bila kedua KEK ini disetujui oleh pemerintah pusat, Babel (Bangka Belitung) akan menjadi provinsi satu-satunya yang memiliki tiga KEK, “ ujar dia.

Yan memaparkan, kedua KEK yang tengah diproses administrasi oleh pemerintah pusat ini merupakan kawasan bahari yang dikembangkan menjadi salah satu destinasi pariwisata baru dan telah ada konsorsium yang tertarik berinvestasi. Menurutnya, kedua KEK ini memiliki keunikan masing-masing. Dia menjelaskan, KEK Tanjung Gunung akan menjadi kawasan yang dinamis, sedangkan KEK Pantai Timur Sungailiat akan dibentuk menjadi kawasan wisata yang tenang dan sunyi. “Saya mengibaratkan, Tanjung Gunung seperti Pantai Kuta dan Pantai Timur Sungailiat seperti Ubud Bali,” papar dia.

 Baca Juga: Menko Darmin: Pengelola KEK Sei Mangkei Harus Berani Jalin Kerjasama dengan Investor

Disinggung mengenai nilai investasi kedua kawasan ekonomi khusus tersebut, Yan mengatakan saat ini pemerintah pusat tengah melakukan verifikasi, termasuk menghitung nilai investasi tersebut.

“Kami berharap hasil kajian dari pemerintah dapat secepatnya selesai,” ucap dia.

Pada kesempatan yang sama, pengamat ekonomi Aviliani mengatakan potensi ekonomi di Kepulauan Babel masih cukup besar. Selain potensi pariwisata dan pertambangan, lanjut dia, Babel dapat mengembangkan sektor pertanian melalui produk holtikultura. “Produk holtikultura masih bisa dikembangkan seperti jeruk, nanas, dan duren. Salah satunya bisa menjadi produk unggulan Babel,” ungkap dia.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah perlu membuat regulasi yang mempermudah investasi dan juga melakukan perubahan bisnis model.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini