Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketergantungan Impor, Defisit Perdagangan Palestina Bisa Tembus 13% dari PDB

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 11 Desember 2017 |12:47 WIB
Ketergantungan Impor, Defisit Perdagangan Palestina Bisa Tembus 13% dari PDB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

 Baca juga: Amerika Klaim Yerusalem Ibu Kota Israel, Bagaimana Kondisi Ekonomi Palestina?

Kinerja perdagangan Palestina juga tampaknya sulit untuk berkembang. Ekspor diperkirakan akan tetap stagnan, berkisar 17-18% dalam jangka waktu menengah. Sementara porsi impornya mencapai 55%. Akibatnya, defisit transaksi perdangannya diproyeksi bisa mencapai 13% dari PDB pada tahun-tahun mendatang.

Sebagai informasi, di kuartal pertama 2017, pertumbuhan ekonomi Palestina turun menjadi 0,7% pada kuartal pertama 2017. Pada 2015-2016, Palestina mencatatkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 3,4%.

 Baca juga: World Bank Ingatkan Israel soal Pembatasan Ekonomi Palestina

Kondisi perekonomian negara ini terus menurun akibat dampak dari rekonstruksi pasca-perang dan turunnya konsumsi rumah tangga.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement