Temuan itu diungkap oleh para netizen di tengah euforia warganet berbelanja saat Harbolnas. Namun, banjir antusiasme masyarakat dengan perayaan belanja online ini menimbulkan beberapa keluhan seperti yang ditemukan pada akun atas nama @hesemelekete : I just found this at @LazadaID 😂 #harbolnas pioneer f*** you! ngerusak trust orang2 buat belanja online. 💩 #lazadapenipu
Akun ini memposting sebuah foto di mana harga Handphone merek Xiaomi Mi 6 dibanderol Rp28.499.000 per unit. Kemudian dijajakan seolah mendapatkan diskon menjadi ‘hanya’ Rp6.110.030 per unit. Padahal, pada hari biasa harga Xiaomi keluaran terbaru itu dipasarkan di kisaran Rp5 jutaan sampai Rp6 jutaan.
Selain itu, akun atas nama @yudhaprihantoro juga menuliskan keluhannya terkait Harbolnas 2017. Dia menuliskan “Clearly @TheBodyShopIndo is NOT ready for Harbolnas, the system is lame, chat is useless, and the phone service is always busy.
Senada, pemilik akun @mei_ashari juga menunjukkan kekecewaannya melalui status yang yang ditulisnya, “Ternyata begini ya harbolnas ini, penipuan konsumen 75% 😐 That is just algoritma where playing your f*** mind!!! BTW thanks,Ted!”
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.