"Pemerintah kontribusi EBT di 2025 level 23%, dari 7% di 2016. Pemerintah juga punya visi untuk beralih dari bahan bakar fosil ke energi hijau," paparnya.
Baca Juga: Bangun Pembangkit EBT, Menteri ESDM: Lebih Kompetitif Dibandingkan Energi Fosil
Elia juga menyebut, pihaknya akan terus mendukung kebijakan energi pemerintah sehingga pengembangan energi terbarukan harus secepatnya dilakukan dan akan menjadi fokus dari Pertamina. Untuk itu maka dirinya menilai penting bagi Pertamina untuk bekerjasama dengan pihak lain yang sudah mengembangkan EBT agar mengetahui teknologi apa yang dilakukan.
"Penting pula bagi kami untuk bisa kuasai teknologi EBT yang berperan vital di sini untuk mengejar ketertinggalan ini makanya kami minat untuk partnership dengan perusahaan yang sudah lebih dulu kembangkan EBT," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.