nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakai Sosrobahu, Menteri Basuki Ajak Penggunaan Teknologi Dalam Negeri

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 23:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 13 320 1830021 pakai-sosrobahu-menteri-basuki-ajak-penggunaan-teknologi-dalam-negeri-WzgEHmfh6Q.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menyaksikan langsung pemutaran perdana Pier-Head sistem sosrobahu proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated II.

Dalam pemutaran perdana itu, Basuki didampingi oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ , Komisioner Utama PT Jasamarga Refly Hari, Direktur Utama Jasamarga Jalanlayang Cikampek Djoko Dwijono dan Direktur Operasi II PT Waskita Karya N Wirya Adnyana.

Dalam sambutannya, Basuki mengatakan jika teknologi sosorbahu, Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri di tengah serbuan teknologi asing yang masuk. Apalagi dengan teknologi ini, aktivitas lalu lintas di sekitarnya sama sekali tidak terganggu.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Pakai Sosrobahu, Menteri Basuki: Pemutaran Perdana Pier Head Kita Ucapkan Bismillah

"Pada kesempatan ini kembali kami mengajak untuk sosrobahu kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya dalam acara pemutaran perdana Pier-Head Sosrobahu di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 21+400 P179 , Bekasi, Rabu (13/12/2017).

Lebih lanjut Basuki mengatakan jika teknologi Sosrobahu sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1988-1990. Di mana pada saat itu, teknologi ini di temukan oleh Tjokorda Raka Sukawati.

Akan tetapi, sayangnya teknologi ini sudah mulai terlupakan di negeri sendiri. Yang lebih menyakitkan, adalah teknologi ini justru dipakai dan lebih diminati di negara tetangga seperti Filipina.

"Untuk Sosrobahu ini sebenarnya sudah pernah dipakai dulu di tahu 1988-199. Kemudian kiprahnya sempat sepi , kemarin terakhir kami justru ketemunya di Filipina," ucapnya.

Baca juga: Bangun Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Gunakan Teknologi Anti-Macet

Oleh karena itu lanjut Basuki, dirinya meminta ke depannya penggunaan teknologi sosrobahu ini bisa lebih hemat baik dari sisi waktu maupun biaya. Dengan begitu, penggunaan teknologi ini nantinya akan bisa lebih diminati lagi karena efisiensi waktu dan cost.

"Tadi kami juga berdiskusi dengan pihak sosorbahu agar ke depan bisa menjawab tantangan yang ada, termasuk percepatan waktu dan juga tidak menutup kemungkinan terhadap persaingan biayanya. Ini barangkali dari pihak sosrobahu jadi chalenge tersendiri," jelasnya.

Sebagai informasi, Teknologi Sosrobahu sendiri merupakan teknik konstruksi yang digunakan untuk memutar bahu lengan beton jalan layang. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya untuk nanti diputar 90 derajat sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini