Pembangunan Bandara Kulonprogro Masih Berkutat di Pembebasan Lahan

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 18:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 14 320 1830443 pembangunan-bandara-kulonprogro-masih-berkutat-di-pembebasan-lahan-UWPuZwuFmu.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta akan punya bandar udara (bandara) baru pengganti Bandara Adi Sucipto. Bandara tersebut yakni New Yogya International Airport (NYIA) yang berada di Kulonprogro.

Plt Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Wendo Asrul Rose mengatakan, progres Bandara Kulonprogro memasuki tahap pembebasan lahan. Dalam prosesnya, tengah dilakukan proses konsinyasi atau menitipkan ganti rugi pembebasan lahan di pengadilan.

"Progres Bandara Kulonprogro saat ini proses pembebesan lahan. Ini proses rekonsinyasi. Pemilik lahan konsinyasi, keputusan di pengadilan. Setelah ini dilakukan pembongkaran," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Sementara itu, lanjutnya, masih ada beberapa lahan yang posisinya berada di Badan Pertahanan Nasional (BPN). Sambil menunggu beberapa lahan dibebaskan, ada juga yang sudah land clearing.

"Ini segera, AP I titipkan konsinyiasi di pengadilan. Selain itu ada juga yang sudah land clearing," tuturnya.

Baca juga:

Pengosongan Lahan Bandara Internasional Yogyakarta, Gubernur DIY: Masak Harus Dipaksa

Bangun Bandara Yogyakarta, 38 Rumah Terpaksa Dirubuhkan

Sebelumnya, Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja di kabupaten Kulonprogro, DIY untuk melihat progres pembangunan NYIA. Kunjungan tersebut diharapkan agar proyek segera beroperasi di 2019.

"Perkembangannya bagus, tahun lalu kita kita sudah ke sini," tutur Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba.

Rombongan tersebut melakukan peninjauan di lokasi, untuk melihat land clearing termasuk meminta penjelasan dari PT PP yang melaksanakan proyek. Bahkan mereka juga melihat kawasan relokasi di Glagah.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini