Image

Punya Bitcoin Sejak 2013? Berarti Anda Sudah Untung 1.550%

Anisa Anindita, Jurnalis · Sabtu 16 Desember 2017 07:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 15 320 1830837 punya-bitcoin-sejak-2013-berarti-anda-sudah-untung-1-550-7G8GY7119j.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bagi Anda yang telah memiliki bitcoin sejak awal, misalnya pada beberapa tahun yang lalu, maka investasi Anda bisa terbayar dengan cara yang besar.

Menurut situs mata uang digital CoinDesk, yang mengkaji harga bitcoin dari pertukaran mata uang digital Bitfinex, Bitstamp, dan itBit, diketahui bahwa nilai bitcoin stabil pada tahun 2013, terutama menjelang akhir tahun, yaitu pada bulan Desember, harga per bitcoin  tertinggi sekitar USD1.000 dan terendah di bawah USD600.

Baca Juga : Market Cap Bitcoin Baru USD284 Miliar, Masih Kalah dari Emas yang Tembus USD7,8 Triliun

Oleh sebab itu, jika Anda membeli bitcoin seharga USD1.000, senilai bitcoin saat itu, yakni harga USD600 per bitcoin, maka Anda akan memiliki lebih dari 1,6 bitcoin.

Namun, jika Anda membeli bitcoin dengan harga USD1.000 senilai harga bitcoin, yaitu USD1.000 per bitcoin, maka Anda akan memiliki satu buah bitcoin.

Menurut CoinDesk  pada hari Kamis 14 Desember 2017, harga bitcoin berada di atas harga USD16.500. Artinya, jika Anda punya bitcoin sejak 2013, Anda sudah mengantongi keuntungan sejak 1.550%.

Baca Juga : Bitcoin Naik 300% dalam 10 Bulan, BI: Hati-Hati dan Risiko Tanggung Sendiri

Berdasarkan nilai tersebut, satu bitcoin bernilai lebih dari USD16.500  dan 1,6 bitcoin bernilai lebih dari USD26.400  pada  hari ini. Perkiraan tersebut tidak termasuk biaya tambahan atau biaya transaksional. Itu merupakan keuntungan yang luar biasa hanya dalam beberapa tahun.

Jika Anda cerdas, atau beruntung, cukup berinvestasi lebih awal, di tahun 2010, Anda bisa berada di perusahaan kembar, seperti Winklevoss, yang merupakan miliarder bitcoin pertama.

Sementara itu, beberapa nama terbesar di bidang keuangan menimbang bahwa   Tom Lee, dan investor kawakan Bill Miller telah lebih dahulu mengoleksi bitcoin.

Baca Juga: BI: Investasi Bitcoin Seperti Roller Coaster, Hari Ini Happy Besok Menangis

Akan tetapi, dengan banyak kisah sukses seputar investasi bitcoin, investor berpengalaman mengingatkan agar tetap berhati-hati. Pengusaha Miliarder Mark Cuban, dan Orcale of Omaha Warren Buffett memperingatkan adanya volatilitas bitcoin.

Investor Legendaris sekaligus Fund Manager Indeks Jack Bogle juga turut mengingatkan bahwa jangan ketergantungan terhadap bitcoin. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara mengenai hubungan luar negeri.

"Bitcoin tidak memiliki tingkat pengembalian yang mendasari," kata pendiri Vanguard.  "Anda tahu obligasi memiliki kupon bunga, saham memiliki pendapatan dan dividen, dan emas tidak memiliki apa-apa. Tidak ada yang mendukung bitcoin," katanya.

"Kecuali harapan bahwa Anda akan menjualnya kepada seseorang lebih dari yang Anda bayarkan,” tambahnya.

Baca Juga: Virtual Currency Bukan Instrumen Investasi!

Sementara itu, nama besar, seperti Bogle juga telah lebih dahulu mengambil posisi pro atau anti bitcoin. Akan tetapi, jutawan dan penulis buku terlaris “Money: Master the Game” Tony Robbins belum mengambil posisi tersebut.

Robbins mengatakan kepada "Fast Money" CNBC bahwa menurutnya bitcoin memiliki sifat yang sangat rapuh, dan membandingkan investasi dalam kripton yang mengarah pada Las Vegas.

Dalam portofolionya sendiri, Robbins mengarahkan sejumlah uang ke usaha yang cukup berisiko, tetapi ia tak juga bergantung pada mereka agar terus bekerja. Pasalnya, untuk investasi tersebut, ia berkata “Saya tau ini hanya untuk kesenangan yang saya investasikah, saya tau saya bisa kalah,” ucapnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini