nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bitcoin Masih Jadi Perdebatan di Indonesia, Butuh Regulasi yang Jelas!

Anisa Anindita, Jurnalis · Sabtu 16 Desember 2017 20:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 16 320 1831438

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) meyakini tidak akan terkena dampak dari investasi bitcoin yang tengah naik daun sekarang ini. Di Indonesia, fenomena bitcoin dinilai tidak “sebesar” di negara lain.

“Kalau di negara lain sudah memulai, tetapi di Indonesia masih bersifat (proses) regulasi," ungkap Pimpinan Wilayah Jakarta 1 PT Pegadaian Agus Pryabodo kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (16/12/2017).

Dia menjelaskan, investasi bitcoin belum memiliki aturan main yang jelas di Indonesia. Karena itu harus disusun dulu regulasi yang bisa menjamin nasabahnya. "Semua kan ada pengaruhnya, tetapi sekarang kan bitcoin juga masih mengalami perdebatan,” tambah dia.

Baca juga:

Hanya 28% Pria yang Gadaikan Barang, Dirut Pegadaian: Laki-Laki Lebih Senang Utang

Sama Seperti 2016, Pegadaian Targetkan Jual Emas Antam 3,5 Ton Tahun Ini

Sebelumnya, CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan menyatakan dirinya mendukung Bank Indonesia (BI) yang melarang bitcoin dijadikan alat pembayaran yang sah. Tak hanya bitcoin, mata uang luar negeri pun kata dia tidak disahkan sebagai alat pembayaran di Indonesia.

"Di Indonesia transaksi harus gunakan Rupiah. Bahkan dolar AS, dolar Singapura, euro itu ilegal untuk digunakan di Indonesia. Jadi yang dimaksud BI hal itu. Jadi seperti bitcoin atau apapun itu memang tidak boleh digunakan untuk pembayaran," katanya, Rabu (13/12/20117).

Dirinya menegaskan, bitcoin memang tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Namun dia diperbolehkan untuk diperdagangkan sebagai digital aset.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini