Image

Jokowi Jadi Investor 5 Startup, Ini Daftarnya

ant, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017, 15:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 18 320 1832142 jokowi-jadi-investor-5-startup-ini-daftarnya-nSDxVY3VrS.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

BANDUNG - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menjadi investor bagi lima startup atau wirausahawan muda yang sedang merintis usahanya di Bandung, Jawa Barat.

"Saya mau jadi investor tapi didaftar saja ke Pak Menteri (Menkominfo). Investor, tulis saja saya," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi pembicara kunci dalam acara Entrepreneurs Wanted! (EW!) di Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (18/12/2017)

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi memanggil ke atas panggung lima anak muda yang sedang merintis usahanya dalam berbagai bidang.

 Baca Juga: Ekonomi Digital Hasilkan Miliaran Dolar AS, Jokowi: Anak Muda Kerja Jangan Jadi Pegawai Aja!

Lima orang itu diminta oleh Presiden untuk menceritakan usahanya secara singkat.

Setelah usai mendengarkan cerita, kemudian Presiden menyatakan diri untuk mau menjadi investor bagi kelima anak muda tersebut.

Namun ia berpesan agar anak-anak muda tersebut tidak melihat jumlah investasi yang ditanamkan oleh Presiden melainkan "brand value" yang sangat besar potensinya manakala Presiden memberikan "endorsement" terhadap setiap produk yang dihasilkan oleh wirausahawan muda tersebut.

"Kalau saya investasi ke Akbar misalnya ya pasti saya endorse produk yang keluar dari sini," katanya.

 Baca Juga: Siap-Siap, Data Pelaku dan Transaksi E-Commerce Bakal Direkam Pemerintah

Lima startup muda itu yakni Aldi Aldinar, Muhammad Ardian, Fatimah Afranolema Atma,Muhammad Akbar Slamet, dan Nisrina Khotimah.

Aldi Aldinar memulai bisnis online baju muslim di marketplace sejak setahun lalu dengan omset saat ini sekitar Rp1 juta.

Sementara Ardian yang masih duduk di bangku SMA N 3 Bandung sejak akhir bulan puasa tahun ini memulai usaha menjual sorban secara online.

"Brand saya Sorbrand mulai akhir bulan puasa, hari pertama diposting di instagram langsung ada yang beli sampai sekarang, bulan lalu sudah sampai Rp2,5 juta perbulan. Kira-kira sebulan 70 sorban," katanya.

 Baca Juga: Siap-Siap, Data Pelaku dan Transaksi E-Commerce Bakal Direkam Pemerintah

Sementara Akbar yang berkuliah di ITB mengembangkan bisnis dengan memberdayakan dua pembuat sandal di Cibaduyut dengan omset Rp3 juta perbulan.

Selanjutnya siswa SMA 1 Bandung Fatimah Afranolema Atma yang berbisnis online tas (sling bag) dan membantu memasarkan usaha jualan paket perlengkapan jenazah orang tuanya secara online.

Start up terakhir yakni siswa SMA 1 Bandung Nisrina Khotimah yang menjual kue di lapak di depan rumahnya.

Jokowi puji Presiden sempat berdialog dengan kelima start up tersebut bahkan berkelakar jika ingin meminta endersement dari dirinya para start up itu harus membayar.

"Ya boleh kalau bisa bayar saya, masak gratis, saya ini businessman," katanya yang disambut tawa para hadirin.

Ia juga sempat memuji rintisan bisnis yahg ditekuni Afra yang menjual perlengkapan jenazah.

"Nah ini produk yang pasarnya pasti tapi orang tidak melirik. Saya pernah ekspor peti mati ke Eropa orang, senang tapi lama-lama hilang apa orang yang mati itu berkurang atau bagaimana. Yang jelas kalau kita bergerak di sini kompetitornya sedikit," katanya.

Saat dikonfirmasi mengenai rencana investasi Presiden, Menkominfo Rudiantara mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Presiden kepada lima start up itu melalui program yang ada di kementeriannya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini