Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Ibu, Wimboh Santoso: Akhirnya Saya Tahu Hikmah di Balik Krisis 1997

Rani Hardjanti , Jurnalis-Jum'at, 22 Desember 2017 |08:48 WIB
Hari Ibu, Wimboh Santoso: Akhirnya Saya Tahu Hikmah di Balik Krisis 1997
Foto: Wimboh Santoso/Okezone
A
A
A

Kemudian ia melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang Doktor di Loughborough University, Inggris, dengan studi konsentrasi Financial Economics pada 1995. Dengan memboyong gelar PhD, Wimboh kembali ke Indonesia pada 1999. Dia membawa ilmu manajemen risiko (risk management) untuk diterapkan pada perbankan Indonesia.

Wimboh pernah menjadi kepala perwakilan BI di New York pada 2012. Jabatan ini diperoleh usai ia menjabat sebagai Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan BI periode 2010-2012.

Selepas dari bank sentral, dia meniti karier di level internasional. Ia menjadi Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) mewakili ASEAN plus Fiji, Tonga, dan Nepal sampai April 2015. Dia juga sempat berkarier di Bank Mandiri, namun tidak lama hanya kurang dari 2 tahun. 

Wimboh kecil kini menjelma sebagai orang nomor satu di OJK. Pada 6 Juni 2017, dia berhasil mengalahkan Sigit Pramono dalam uji kelayakan dan kepatutan Ketua DK OJK yang digelar Komisi XI DPR-RI. Wimboh terpilih untuk memimpin OJK hingga 2022. 

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement