Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Memulai Bermain Saham? 6 Hal Penting Ini Harus Jadi Perhatian Lebih Dulu

Agregasi Cermati.com , Jurnalis-Selasa, 26 Desember 2017 |09:18 WIB
Mau Memulai Bermain Saham? 6 Hal Penting Ini Harus Jadi Perhatian Lebih Dulu
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Saat ini bermain saham memang menarik minat banyak orang. Saham sendiri merupakan instrumen finansial yang mana menandakan keikutsertaan investor terkait kepemilikan modal dalam sebuah perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang menawarkan saham kepada masyarakat umum biasanya merupakan jenis perusahaan Perseroan Terbatas (PT) berlabel Tbk.

Bermain saham merupakan jenis investasi jangka panjang yang mana memang dapat memberikan kesempatan untuk mendapatkan peluang yang besar. Meskipun risiko yang bisa saja terjadi juga sangat besar.

Di Indonesia saham-saham diperjualbelikan di Bursa Efek atau yang lebih dikenal dengan pasar modal. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengerti bagaimana cara yang baik untuk bermain saham. Nah, kali ini akan dibahas lebih lanjut apa yang perlu diperhatikan bagi yang pertama kali bermain saham.

1. Bermain dengan Nilai yang Kecil

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bermain saham memang memiliki risiko yang cukup besar, tapi tentu saja dengan keuntungan yang besar pula. Karena itu, akan lebih baik bagi Anda para pemula untuk bermain saham dengan nilai yang kecil terlebih dahulu. Misalnya Rp5 juta, Rp10 juta, Rp20 juta ataupun sesuai dengan kemampuan.

Setelah itu, jika Anda mulai merasa nyaman dan memahami bagaimana cara bermain saham yang tepat untuk menghasilkan keuntungan, barulah bisa mencoba untuk menambah nilai uang yang diinvestasikan. Namun, hal penting yang perlu Anda ingat adalah saat menambahkan dana untuk diinvestasikan, uang tersebut bisa saja habis. Karena itu, jangan hanya selalu mengingat keuntungan. Anda harus paham jika dana investasi bisa saja berkurang ataupun habis.

Bermain saham memiliki banyak sekali risiko. Mungkin saja hari ini harga saham Anda naik. Namun, beberapa saat kemudian menurun drastis, bahkan Anda tidak sempat untuk keluar dari pasar saham.

 

2. Ketahui Kondisi Perekonomian

Sebagai pemain saham, pentingnya bagi Anda untuk mengetahui kondisi perekonomian dan menaksir laju dari pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini penting agar Anda dapat mengetahui arah dari pertumbuhan ekonomi. Apakah saat itu sedang boom, depresi, atau di antara keduanya. Jika ekonomi sedang meningkat, saat-saat tersebutlah yang tepat bagi Anda untuk bermain saham. Namun, kalau sebaliknya, akan lebih baik bagi Anda untuk keluar dari pasar, kecuali Anda sudah terbiasa short selling (shorting) atau memiliki pengalaman sebagai trader.

3. Bagaimana dengan Track Record?

Bidang industri yang Anda jalani tentu saja akan berpengaruh pada keberlangsungan bisnis saham yang dijalankan. Karena itu, pilih bidang industri yang memang Anda kenal dan sukai. Jangan lupa untuk mempelajari bidang bisnis yang Anda jalani tersebut secara mendalam. Minta pendapat dan saran kepada ahli-ahli di bidang industri tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk melihat track record dari bisnis saham yang Anda jalankan.

4. Perhatikan PE Saham

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memiliki nilai PE terendah. PE merupakan rasio antara harga saham (hitungan per lembar) dibagi net income bersih untuk per lembar saham. Sebenarnya, PE adalah angka yang cukup relatif. Misalnya, nilai PE 10 bisa dikatakan murah jika ada PE lainnya yang lebih tinggi.

5. Pilih berdasarkan Kapitalisasi Pasarnya

Pilihlah perusahaan yang memiliki kapatilisasi pasar yang cukup besar. Yang dimaksud di sini adalah nilai rupiah dari pasar saham yang beredar memang cukup besar. Jika kapitalisasi pasar saham tersebut kecil, pemain yang perseorangan akan dengan mudah menggerakkan harga dari saham tersebut naik ataupun turun sesuai dengan jumlah dana yang dimilikinya.

6. Waspadai Sentimen Pasar

Jangan lupa untuk memerhatikan sentimen pasar. Meskipun PE saham rendah dan kapitalisasinya besar, sentimen pesar juga menjadi penentu dari naik dan turunnya harga saham. Sentimen yang paling umum biasanya adalah indeks dari harga saham Anda. Sentimen yang kedua bisa merupakan kejadian menarik yang mana memiliki pengaruh pada industri di tempat saham yang Anda jalankan. Sementara sentimen ketiga dapat berupa angka-angka perekonomian yang umum.

Miliki Niat yang Kuat

Bermain saham sebenarnya tidak membutuhkan pengetahuan yang khusus meskipun tetap membutuhkan beberapa informasi-informasi penunjang yang dapat membantu. Yang paling penting adalah miliki niat yang kuat yang menjadi modal untuk menjalani segala risiko yang ada.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement