Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LMAN Bebaskan Lahan Senilai Rp11,7 Triliun, Paling Banyak untuk Jalan Tol

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 27 Desember 2017 |14:12 WIB
LMAN Bebaskan Lahan Senilai Rp11,7 Triliun, Paling Banyak untuk Jalan Tol
Direktur LMAN Rahayu Puspasari (Foto: Widi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Total nilai pendanaan pembebasan lahan terkait proyek strategis nasional (PSN) yang telah dicairkan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), khususnya proyek pembangunan jalan tol mencapai Rp11,7 triliun.

"Dana ini digunakan untuk membiayai pembebasan lahan di 17.219 bidang tanah di seluruh Indonesia," kata Direktur LMAN Rahayu Puspasari di Hotel Morrisey, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Dari alokasi dana tersebut, sebagian besar dana digunakan untuk pembebasan lahan guna pembangunan ruas jalan Tol Trans Jawa yang terdiri dari 10.170 bidang tanah senilai Rp4,39 triliun.


Baca Juga: Lewat PT Perta Arun Gas, LMAN Mulai Kelola Kilang LNG Arun

Sementara untuk pembebasan lahan yang akan digunakan proyek jalan Tol Trans Sumatera mencapai Rp1,84 triliun atas 3.687 bidang tanah.

Proyek jalan tol merupakan salah satu bagian dari progran pembebasan dan pengembangan lahan untuk pelaksanaan PSN sepanjang tahun ini.

Pada APBN Perubahan 2017, LMAN mengalokasikan dana Rp32,05 triliun yang digunakan untuk pembebasan lahan pada 78 proyek, antara lain 43 ruas jalan tol senilai Rp25,2 triliun, 1 pelabuhan senilai Rp500 miliar, dan 6 infrastruktur kereta api senilai Rp3,8 triliun.

Selain itu, ada 27 proyek bendungan serta 1 National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau proyek tanggul laut senilai Rp2,3 triliun.

Baca Juga: Punya Dana Rp35 Triliun, LMAN Fokus Danai Proyek Bendungan di 2018

Sepanjang 2017, LMAN juga mendapatkan hak kelola beberapa aset eks PT Pertamina (Persero) seperti aktiva kilang eks LNG Arun dengan nilai aset Rp11,05 triliun, aktiva kilang LNG Badak senilai Rp16,03 triliun, tanah di jalan Terogong, Jakarta Selatan senilai Rp1,32 triliun yang sekarang ini digunakan sebagai sekolah internasional Jakarta Inter-Cultural School (JIS) serta tanah dan bangunan di Jalan Dipatiukur Bandung senilai Rp5 miliar.

Badan Layanan Umum ini juga bertanggungjawab atas pengelolaan aset beberapa properti berupa ruko, rumah tinggal dan gedung senilai Rp201,73 miliar, serta apartemen senilai Rp95,26 miliar.

Baca Juga: Bantu Proyek Bendungan, LMAN Kucurkan Dana Rp2,3 Triliun

Lembaga ini juga mendapatkan hak kelola tanah untuk PSN senilai Rp11,8 triliun.

Dia melanjutkan, hingga akhir kuartal III-2017, total aset LMAN mencapai Rp36,65 triliun. Sementara pendapatan operasional mencapai Rp84,2 miliar dan total pendapatan Rp812,86 miliar.

(ulf)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement