TIPS KARIER : Tidak Ingin Terjebak Situasi, Jangan Pilih Pekerjaan karena Uang

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 23:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 29 320 1837529 tips-karier-tidak-ingin-terjebak-situasi-jangan-pilih-pekerjaan-karena-uang-39ZJkrPcw8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Mungkin Anda merasa seperti berada di kegelapan pada titik tertentu dalam karier Anda. Anda mungkin saja mengambil pekerjaan Anda sekarang hanya karena uang dan berpikir bahwa ini hanya sementara. Namun, 5 tahun kemudian, Anda masih di tempat yang sama. Seperti dilansir dari themuse, mungkin Anda merasa terjebak dengan karier Anda sekarang. Tak perlu khawatir, ada cara konkret untuk menghindarinya. Berikut adalah 7 kesalahan dalam karier yang umum dan bagaimana Anda melewatinya.

1. Mengambil Pekerjaan karena Uang

Pekerjaan yang menguntungkan, terkadang seperti bunyi sirene. Mampu membuat Anda terbawa karena uang terlalu sulit untuk ditolak. Namun, Anda merasa tidak bahagia di kemudian hari. Contohnya, Anda mengambil pekerjaan sebagai konsultan karena gajinya yang besar, tapi Anda tidak bisa memiliki kehidupan yang seimbang karena karier Anda.

Baca juga: TIPS KARIER: Baru Mulai Kerja, Wajib Tepat Waktu hingga Jangan Malu Bertanya!

“Pada umur dan waktu tertentu,karier Anda mungkin menjadi yang nomor satu. Lambat laun, ketika Anda membangun karier, Anda akan mulai melihat tujuan hidup Anda secara keseluruhan. Bagaimana pekerjaan yang Anda pilih dapat melengkapi hal lain yang diinginkan dalam hidup?,” jelas Bonnie Diamond, konsultan manajemen karier di Manajemen Karier Global Manajemen Kanan.

Bagaimana jika Anda berakhir pada pekerjaan yang memiliki bayaran tinggi dan mapu mempengaruhi keseluruhan kualitas hidup Anda? Diamond merekomendasikan untuk membuat rencana keluar, anggaran, dan garis waktu. Anda mungkin berkata akan bekerja keras untuk dua tahun ke depan dan mengumpulkan uang yang banyak dari gaji yang besar sehingga nantinya bisa mencari pekerjaan yang akan memberikan kepuasan secara pribadi. Namun, ketika Anda bertahan dengan pekerjaan itu, tetaplah terbuka. Perhatikan orang lain dan lihat apa yang mereka kerjakan. Mungkin saja ada pekerjaan yang lebih cocok dengan Anda,” tutur Victoria Crispo, pegelola pelatih mitra dan karier di Morganville, NJ-based Career Services USA. Ia kemudian menambahkan, sebenarnya ada banyak kesempatan yang lebih cocok dengan Anda dalam sebuah organisasi.

Baca juga: TIPS KARIER: 6 Langkah Amankan Tangga Kesuksesan Anda

2. Mengambil Pekerjaan Tanpa Mengetahui Sepenuhnya mengenai Tugas yang Harus Dilakukan

Mencari pekerjaan sama seperti mencari jodoh, kata Diamond “Kami melihat seseorang yang memiliki karakteristik tertentu, tapi pada akhirnya kami mencari seseorang yang cocok, yang mampu bekerja sama dan memiliki nilai dan tujuan yang sama dalam hidup,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Crispo menyarankan, jika Anda merasa sudah tidak cocok dengan apa yang Anda kerjakan, cobalah untuk berbicara kepada atasan Anda dan coba jelaskan kepadanya. Beritahu apa yang Anda rasakan dan apa kemampuan Anda dan bagaimana itu bisa diaplikasikan pada pekerjaan yang tepat. Untuk mencoba menghindari masuk ke skenario yang sama, jangan lupa bahwa Anda adalah orang yang sama seperti ketika Anda mencari kerja dulu.. bicaralah dengan orang-orang yang pernah bekerja di perusahaan dan telitilah organisasi dan budayanya.

Ketika Anda sampai di tahap wawancara, itu merupakan kesempatan yang baik bagi Anda untuk kembali mewawancarai pewawancara Anda dan cari tahu tentang perusahaan tempat Anda melamar.

Baca juga: TIPS KARIER: Jangan Takut Salah Ketika Mulai Berkarier

3. Terlalu Nyaman dengan Posisi Sekarang

Tantangan dari menetap pada pekerjaan yang sama bertahun-tahun adalah ketika sudah waktunya Anda mencari pekerjaan baru, Anda akan merasa bahwa karier Anda telah selesai. “Manajemen karier sama dengan mengelola karier Anda sama seperti Anda mengelola setiap bagian kehidupan Anda,” ujar Diamond.

Ia kemudian menambahkan, Anda perlu belajar selamanya agar dapat mengikuti zaman. Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda, menjadi lebih fleksibel, mengikuti perkembangan teknologi dan peduli dengan apa yang terjadi di industri ini. Anda perlu berpikir, sudahkah Anda memainkan banyak peran dalam pekerjaan itu? Apakah Anda perusahaan menjadi bagian dari perubahan Anda? Cobalah dengan jelas menyuarakannya.

Jangan pernah remehkan nilai dari bergabung dengan organisasi profesional. Anda mungkin tertarik dengan perencanaan acara tapi Anda belum pernah bekerja di lapangan. Jadi, bergabunglah dengan komite konferensi sebuah asosiasi profesional, saran Crispo. Ia juga mengatakan bahwa hobi atau minat bisa membuka peluang karier yang tak terduga. "Mungkin Anda memulai sebuah klub buku, dan jika klub buku itu bergabung dengan orang-orang yang melakukan berbagai hal berbeda di industri yang berbeda, itu akan membuka jaringan Anda," tukasnya.

4. Bekerja dalam Peran Khusus di Bidang yang Lebih Rinci

Ada keuntungan dan kerugian ketika Anda memiliki keahlian dalam suatu bidang. Diamond mengatakan, pada pencarian online, jika seseorang memiliki keahlian tertentu, mereka akan sangat dipertimbangkan untuk ditarik kerja. Namun, terlepas dari seberapa khusus keahlian Anda, mereka dapat dipindahtangankan ke industri lain. Crispo merekomendasikan untuk melakukan inventarisasi kekuatan Anda dan meminta teman dan anggota keluarga untuk membantu Anda. "Terkadang perspektif luar sangat membantu," katanya.

"Terutama jika Anda berada dalam karir yang sama dan melakukan hal yang sama untuk waktu yang lama, Anda mungkin tidak benar-benar menyadari apa yang Anda sukai."

5. Biarkan Kemampuan Anda Out of Date

Tidak ada kata terlambat untuk mengupdate kemampuan Anda. Faktanya, jika Anda merasa tidak berkembang, ambil pendekatan proaktif untuk meluruskannya. Bicara pada atasan Anda dan tanyakan mengenai kesempatan untuk pelatihan dan berkembang. Anda juga perlu mempersiapkan jawaban tentang bagaimana itu dapat bermanfaat bagi perusahaan.

Crispo mengatakan, Anda harus mampu menjelaskan kepada perusahaan, jika Anda mempelajari hal A misalnya, Anda akan mampu mengerjakan hal B. Diamond juga menambahkan, Anda harus memiliki argumen yang kuat untuk menjelaskan mengapa Anda perlu mempelajari itu.

6. Tinggal dalam Peran Terlalu Lama Karena Takut

Crispo mengatakan, biasanya seseorang akan melakukan perubahan ketika rasa sakit yang dirasakan lebih besar dibanding rasa sakit yang tidak diketahui. Perasaan terjebak adalah masalah yang banyak dihadapi orang. Jika Anda merasakan hal yang sama, ini saatnya bagi Anda untuk melakukan perubahan. Anda bisa berbicara kepada keluarga atau teman terdekat Anda untuk melakukan perubahan ini. Lakukanlah perubahan jika Anda memang benar-benar sudah merasa terjebak.

7. Keluar dari Batasan Nilai Anda

Dengan mengatur karier, Anda mampu melihat gambaran jangka panjang dari pencapaian Anda dalam hidup, kata Diamond. Biasanya karena hal ini kita jadi melupakan hal-hal penting karena kita melakukan autopilot dalam pekerjaan.

Dengan nilai Anda dapat melihat hal apa yang penting bagi Anda. Dengan nilai juga Anda tahu hal apa yang berarti bagi Anda dan hal apa yang harus dihindari. Dalam hal ini Anda harus benar-benar jujur kepada diri Anda sendiri. Misalnya, jika Anda benar-benar bercita-cita untuk berbisnis dan berada di dunia usaha, berencanalah untuk melakukan transisi. Ini mungkin tidak akan terjadi dalam semalam, atau bahkan dalam setahun, tapi Anda bisa merencanakan dari sekarang sehingga akan terwujud nantinya. (ljs)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini