nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembebasan Lahan KEK Tanjung Api-Api Dikebut

ant, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 09:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 03 320 1839235 pembebasan-lahan-kek-tanjung-api-api-dikebut-noq23bBynn.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

PALEMBANG - Pembebasan lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dikebut sehingga pelaksanaan pembangunan proyek itu dapat segera dimulai.

Sekretaris Daerah Sumsel Nasrun Umar di Palembang, pemprov telah membentuk badan usaha milik daerah, yakni PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) untuk mempercepat pembangunan kawasan tersebut, termasuk pembebasan lahannya.

Baca Juga: Bawa Gubernur NTB ke Doha, Menko Luhut Tindak Lanjuti Investasi Qatar di Indonesia

“Pada tahun 2016 dianggarkan dana Rp55 miliar untuk pembebasan lahan dan baru terealisasi sekitar 66,13 hektare,” kata Nasrun.

Namun, lanjut dia, untuk pembebasan lahan selanjutnya diserahkan pada pihak ketiga yang kesemuanya dilakukan PT SMS. Pembebasan lahan itu penting mengingat KEK itu merupakan kawasan terpadu yang akan menjadi pendongkrak perekonomian daerah dan masyarakat, kata dia.

Baca Juga: Indonesia Tambah Lagi 2 Kawasan Ekonomi Khusus, Lokasinya Ada di Bangka Belitung

“Oleh karena itu pihaknya terus berkoordinasi dengan perusahaan daerah tersebut terutama mengenai perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus yang sekarang ini pengerjaannya terus dikebut,” ujar dia.

Sementara Direktur Utama PT SMS I Gusti Bagus Surya Negara mengatakan, dalam pembebasan lahan tersebut pihaknya bekerja sama dengan PT Sriwijaya Tanjung Carat karena perusahaan tersebut juga sebagai pemodal.

Pada pertengahan 2018 akan dibebaskan kembali hingga 217 hekatare, sedangkan yang sudah selesai seluas 66,13 ha, ujar dia. Dia optimistis target pembebasan lahan itu akan tercapai karena pihak ketiga menyatakan sudah siap.

Baca Juga: Kawasan Ekonomi Khusus Geopark Sukabumi Bakal Dipasok Gas Bumi

“Apalagi di KEK akan dibangun berbagai proyek strategis terutama yang berkaitan dengan potensi daerah Sumsel, ujar dia. Nantinya ada lima blok yang akan dijadikan tempat usaha dan industri seperti kimia, distribusi dan usaha lainnya,” kata dia.

“KEK itu diharapkan segera terwujud karena akan menambah pendapatan daerah, serta menyerap ribuan tenaga kerja,” tambah di

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini