nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sultan Hamengkubuwono X Resmikan Toilet Umum Bawah Tanah Senilai Rp5,8 Miliar

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 15:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 470 1842923 sultan-hamengkubuwono-x-resmikan-toilet-umum-bawah-tanah-senilai-rp5-8-miliar-76JNL0Cnxl.jpg Sultan Hamengkobuwono X (Foto: Koran SINDO)

YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamangkubuwono (HB) X kemarin meresmikan toilet umum bawah tanah (underground) senilai Rp5,8 miliar.

Selain meresmikan toilet bawah tanah, Sultan juga meresmikan penataan jalur pedestrian kawasan titik nol kilometer. Kemarin Sultan meninjau kawasan jalur pedestrian dan toilet tersebut dengan berjalan kaki dari depan Banteng Vredebrug.

Sultan didampingi sejumlah pejabat Pemda DIY, Wali Kota Haryadi Suyuti, dan Wakil Wali Kota Heroe Purwadi. Sepanjang jalan Haryadi tampak berbincang dengan raja Yogyakarta tersebut. Di titik nol Sultan sempat menjajal tempat duduk yang ada di tempat itu.

Sekitar 15 menit lamanya, Sultan duduk di tempat itu sambil sesekali mengeluarkan gurauan kepada pejabat yang lain.

“Ini sampai sore lho di sini,” canda Sultan disambut tawa pejabat yang lain.

Sultan juga sempat memperhatikan papan petunjuk yang sebelumnya direvisi karena penulisan huruf Jawanya kurang tepat.

Dari tempat ini, Sultan kemudian menyeberang jalan menuju toilet bawah tanah yang berada di sebelah timur titik nol kilometer atau di depan Kantor Bank Indonesia (BI). Begitu sampai di depan pintu masuk toilet bawah tanah, Sultan langsung menjajal wheel chair khusus untuk difabel. Dengan wheel chair ini, pengunjung difabel tak perlu kesulitan melewati tangga.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY Muhammad Mansyur menyebut revitalisasi kawasan Malioboro dimulai dengan sayembara penataan kawasan Malioboro. Pada 2015 pembangunan diawali dengan pembangunan parkir portable di kawasan Abu Bakar Ali dan Ngabean.

Pada 2016 dilakukan penataan kawasan jalur pedestrian Malioboro sisi timur dari depan Hotel Garuda hingga depan Pasar Beringharjo. Sementara pada 2017 dilakukan pembangunan tahap kedua dari Pasar Beringharjo hingga titik nol kilometer termasuk pembangunan toilet bawah tanah.

Ainun Najib

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini