Image

Semua Dianggap Selesai dengan Bentuk Holding BUMN

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018, 10:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1843903 semua-dianggap-selesai-dengan-bentuk-holding-bumn-lhKVlrmvxa.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rencana mengenai pembentukan holding BUMN masih menjadi kontroversi. Meskipun pemerintah sudah membentuk holding BUMN tambang, namun sayangnya holding tersebut akhirnya juga digugat ke Mahkamah Agung (MA).

Anggota Komisi VI DPR Narsil Bahar mengatakan, pihak DPR menyetujui semangat dan arahan Presiden Jokowi untuk menciptakan BUMN yang profesional dan berkelas dunia. Namun sepertinya Menteri BUMN tidak menerjemahkan arahan tersebut dengan tepat.

"Seluruh permasalahan yang ada di BUMN seperti duplikasi antar BUMN, semua dianggap bisa selesai dengan pembentukan Holding BUMN," ujar Narsil dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

 Baca juga: Kapan Holding BUMN Tambang Beli 51% Saham Freeport?

Kementerian BUMN menyatakan holding BUMN Tambang diharapkan akan menciptakan kemampuan keuangan yang besar sehingga dapat membeli saham Freeport sampai minimum 51%.

"Tapi nyatanya divestasi Freeport tidak sesederhana itu, dan akhirnya gagal dilaksanakan pada 2017," tuturnya.

 Baca juga: Dirut Pelindo II: Holding BUMN Maritim Selesai Tahun Ini

Menurutnya, Kementerian BUMN dinilai tidak menggubris masukan dari banyak pihak, termasuk peringatan dari DPR.

Seperti pembentukan holding BUMN Tambang, DPR dalam rekomendasi Panja Komisi VI DPR RI tahun 2014, sudah meminta Menteri BUMN Rini Soemarno mengentikan inisiatif pembentukan Holding BUMN. "Namun semua itu ditabrak," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini