Sri Mulyani Beri 10% Saham Freeport untuk Pemerintah Daerah

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 13:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844014 sri-mulyani-beri-10-saham-freeport-untuk-pemerintah-daerah-xUJM4X8dGy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hari ini, pemerintah akan melakukan penandatanganan perjanjian pembagian saham PT Freeport Indonesia yang dimiliki negara. Pembagian ini dilakukan antara Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Seperti diketahui, Freeport telah setuju untuk divestasi sahamnya sebesar 51% kepada Indonesia. Artinya Indonesia menjadi pemegang saham terbesar untuk perusahaan tambang yang beroperasi di Papua tersebut.

Negara yang mempunyai saham sebesar 51% akan memberikan sebanyak 10% kepada pemerintah daerah. Maka dari 10% untuk Pemda akan dibagikan lagi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

 Baca juga: Izin Tambang Freeport Diperpanjang Karena Negosiasi Divestasi Masih Alot

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan mewakili Pempus untuk penandatanganan tersebut yang akan di lakukan di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dari jadwal yang diterima Okezone, adapun Pemda yang datang yakni, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Inalum tentang pengambilan saham divestasi PT Freeport Indonesia.

Baca juga: Dirjen Minerba: Freeport Belum Ajukan Perpanjangan Ekspor

Acara penandatangan ini dijadwalkan akan dimulai pada pukul 13.30 WIB hingga selesai. Hingga saat ini persiapan tengah dilakukan di Aula Mezzanine yang artinya acara penandatanganan akan segera dimulai.

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah kembali memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara PT Freeport Indonesia hingga 30 Juni 2018 dari pemerintah. Padahal IUPK sebelumnya akan berakhir pada 10 Januari 2018.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini