Image

Harga Beras Impor Vietnam dan Thailand Dilarang Naik!

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018, 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844196 harga-beras-impor-vietnam-dan-thailand-dilarang-naik-1MbMBJDVjx.jpg Menteri Perdagangan Enggartisto Lukita. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akhirnya memutuskan melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton yang berasal dari Thailand dan Vietnam. Langkah impor beras ini guna menangani kenaikan harga beras yang tak terkendali dikarenakan stok yang terbatas.

Menteri Perdagangan Enggartisto Lukita mengatakan jumlah 500.000 ton yang diimpor merupakan jenis beras khusus. Artinya beras tersebut tidak diproduksi di Indonesia.

"Jenis beras yang ada, liat Permendag Nomor 1/2018 tentang ekspor impor beras, itu bukan beras premium yang diimpor. Tapi beras khusus," ujarnya dalam acara bincang santai di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Baca juga: Kemendag Impor Beras Thailand Akibat Harga yang Terus Naik

Meskipun masuk dalam kategori beras khusus, lanjut Enggar, namun harga yang dijual di pasaran mengacu pada harga beras medium. Bahkan, dirinya berharap beras impor ini bisa dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. "Kita sepakati untung tidak boleh gede-gede. Dan harus dijual dengan harga medium. Kalau rugi dikit nanti kita kasih lagi yang lain," jelasnya.

Setelah impor beras masuk pihaknya akan terus memantau harga beras di pasaran, dengan cara menerjunkan staf dari Kementerian Perdagangan bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) pangan di pasar-pasar di daerah.

"Kemudian, para supplier dan distributor dilarang menaikkan harga beras premium. Dan akhirnya keputusan itu disepakati, disepakati Alhamdulillah nggak disepakati kita paksa. Terserah," jelasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini