Image

Kemendag Impor Beras Thailand Akibat Harga yang Terus Naik

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018, 22:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 11 320 1843776 kemendag-impor-beras-thailand-akibat-harga-yang-terus-naik-ne9qNtN0vC.jpg Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Kementerian Perdagangan memutuskan untuk impor beras guna menangani kelangkaan stok beras di pasaran. Sebagaimana diketahui, belakangan ini harga beras terus mengalami kenaikan. Impor tahap awal ini akan mengirimkan 500.000 ton beras.

Kementerian Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, beras impor akan tiba pada akhir Januari.

"Saya akan mengisi pasokan yang kosong ini dengan impor beras. Pasokan ini akan masuk akhir Januari," ujar Enggar di Kemendag, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Baca Juga: Harga Beras Terus Naik, Pedagang Minta Pertimbangkan Buka Keran Impor

Enggar mengatakan, sesuai ketentuan Permendag No.1 Tahun 2018 beras yang di impor merupakan beras khusus. Adapun beras khusus ini nantinya akan dia jual di bawah harga eceran tertinggi (HET) beras kualitas medium yakni Rp9.450 per kilogram.

"Harganya (beras khusus) kita tidak peduli berapa, tapi kita akan jual dengan harga beras medium. Kategori beras khusus tapi kita jual medium," tukasnya.

Adapun impor beras, kata Enggar, berasal dari negara Thailand dan Vietnam.

Baca Juga: Harga Beras Terus Naik, Pedagang Pasar Induk Tuding Mentan Bohongi Publik

Kendati keputusan mengimpor beras terasa mendadak, juga adanya persaingan dengan China yang turut memasok ketersediaan beras dari kedua negara importir tersebut akibat kelangkaan beras di dunia, Enggar memastikan bahwa akhir Januari beras impor tiba di Indonesia.

"Saya pastikan masuki di akhir Januari ini, bahwa ada kekurangan kelangkaan di dunia dan sebagainya saya pastikan di akhir bulan ini mulai masuk. Saya pastikan akhir Januari beras itu akan tiba. Pasokan beras medium dan premium akan tersedia sampai panen berikutnya," tukasnya.

Enggar meyakini, dengan adanya impor  beras maka ketersediaan pasokan di pasaran akan semakin banyak, dengan demikian ini akan menekan harga beras yang melambung.

Baca Juga: Pedagang Beras Pertanyakan Surplus Versi Mentan

"Dengan stok beras yang kita isi terus ini nanti harga jadi turun. Sesuai hukum ekonomi, semakin banyak barang tersedia, harga semakin turun," jelasnya.

Adapun impor beras berada di bawah koordinasi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

"PPI yang menyelenggarakan semuanya. Boleh lewat mitra, tapi harus lewat PPI, supaya saya bisa kontrol," tutupnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini