Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Pembayaran Indonesia Surplus, Cadangan Devisa Tertinggi Sepanjang Sejarah

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Kamis, 18 Januari 2018 |20:43 WIB
Neraca Pembayaran Indonesia Surplus, Cadangan Devisa Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV-2017 mencatat surplus dengan defisit transaksi berjalan yang tetap terkendali.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dodi Budi Waluyo mengatakan, surplus NPI ditopang oleh transaksi modal dan finansial yang mencatat surplus cukup besar, terutama bersumber dari investasi langsung dan investasi portofolio.

 Baca juga: Cadangan Devisa Indonesia Naik ke USD130,2 Miliar di Akhir 2017

Namun demikian, defisit transaksi berjalan diperkirakan sedikit lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sejalan dengan penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas dan peningkatan defisit neraca migas dan jasa.

"Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2017 tercatat sebesar USD130,2 miliar, tertinggi dalam sejarah," kata Dodi di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

 Baca juga: Sebut Cadangan Devisa USD130 Miliar, Gubernur BI: Saya Keceplosan

Menurutnya, cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 8,6 bulan impor, atau 8,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Ke depan, defisit transaksi berjalan pada 2018 diperkirakan masih tetap terkendali dalam batas yang aman meskipun meningkat menjadi 2,0%-2,5% dari PDB, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik," tutupnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement