nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengosongan Lahan Bandara Kulonprogo Tak Prosedural

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 13:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 18 320 1846825 pengosongan-lahan-bandara-kulonprogo-tak-prosedural-5UPQyIETOf.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menyimpulkan adanya kesalahan prosedur dalam pengosongan lahan dan pembongkaran bangunan rumah serta meteran dan pemutusan aliran listrik warga di Temon, Kulonprogo untuk pembangunan Bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA).

Kesimpulan ORI DIY itu berdasarkan hasil investigasi, baik yang menyangkut dengan temuan di lapangan mau pun keterangan dari warga setempat. Hasilnya dalam melakukan pengosongan lahan tidak sesuai dengan prosedur. Dalam pengosongan lahan, PT Angkasa Pura I Yogyakarta melibatkan PT PLN (persero) dan kepolisian.

Baca Juga: Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Terkendala Lahan, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah

ORI Perwakilan DIY mencatat, mal adminstrasi yang dilakukan manager PT Angkasa Pura I yaitu soal dasar pengosongan lahan dan pembongkaran rumah warga karena sudah ada penetapan konsiyansi tidak sesuai ketentuan, yaitu UU No 2/2012 dan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) 3/2013.

Baca Juga: Pembangunan Bandara Kulonprogro Masih Berkutat di Pembebasan Lahan

Sebab dalam penetapan konsiyansi itu tidak ada penolakan terhadap penawaran bentuk dan besaran kerugian karena memang tidak ada musyawarah. “Atas fakta ini maka permohonan penetapan yang tidak sesuai dengan prosedur dan penggalian lubang yang tidak patut itu merupakan mal administrasi,” kata Kepala ORI DIY Budhi Matshuri di Kantor ORI DIY, Yogyakarta.

Baca Juga; Pengosongan Lahan Bandara Internasional Yogyakarta Ricuh, Kok Bisa?

Untuk kepolisian kesalahan prosedur diduga dilakukan Polsek Temon saat melakukan tindakan pengosongan dan pembongkaran rumah warga. Pihak Polsekm dalam menjalankan tugasnya dinilai tidak sebagai pengaman, namun justru sebaliknya seolah-olah sebagai instusi Angkasa Pura.

Sekretaris manager proyek pembangunan Bandara NYIA Didik Catur mengaku masih akan mempelajari hasil pemeriksaan ORI DIY tersebut dan akan merapatkannya. Sementara PLN dan Polda DIY menyatakan siap melaksanakan saran tersebut. “Hasil laporan ini akan kami lakukan,” kata Irwas da Polda DIY Kombes Pol Bu di Yuwono.

(Priyo Setyawan)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini