Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Holding BUMN Migas, Bagaimana Skema Integrasi PGN dengan Pertagas?

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 23 Januari 2018 |17:45 WIB
<i>Holding</i> BUMN Migas, Bagaimana Skema Integrasi PGN dengan Pertagas?
Foto: Giri/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan holding BUMN Migas akan segera terbentuk. Tepat pada 25 Januari 2018 bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilakukan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN). 

Dengan terbentuknya holding maka secara otomatis PT PGN akan menjadi sub holding dari Pertamina. Artinya Pertamina akan memiliki dua sub holding gas yakni Pertagas dan juga PGN. 

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, agar tidak memiliki dua pihak pada sub holding, yang pertama akan dilakukan adalah mengintegrasikan dua pihak menjadi satu sub holding yaitu gas. Dirinya memastikan integrasi antara PGN dengan Pertagas akan bisa rampung pada Maret 2018.

Baca Juga: Holding BUMN Migas Terbentuk 25 Januari, Pertamina Ambil 57% Saham PGN

"Pertamina akan memiliki sub holding, yakni hulu, petrochemical, pemasaran, dan gas. Langkah pertama yang kita lakukan adalah mengintegrasikan bisnis gas. Tapi yang pasti dengan masuknya PGN ke Pertamina, subholding ini yang akan lahir duluan. Integrasi Pertagas ke PGN targetnya Maret 2018," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/1/2018). 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement